Mengenal Natasya Fadli Wibowo, Ketua Osis SMAN 1 Blora Sekaligus Duta Genre yang Fokus Organisasi Namun Tak Melupakan Prestasi Akademik

Arif Fakhrian Khalim • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:58 WIB
Natasya Fadli Wibowo
Natasya Fadli Wibowo 

Tongkat kepemimpinan Ketua Osis SMAN 1 Blora ditangan perempuan pintar, tangguh dan cantik yakni Natasya Fadli Wibowo yang kerap disapa Natasya. Perempuan yang lahir di Blora, 1 Agustus 2008, kini sedang duduk dibangku kelas XI. 

Selain mengemban kepemimpinan sebagai ketua OSIS, ia juga dinobatkan sebagai 2nd Runner Up Duta Genre Kabupaten Blora 2025. Tak hanya aktif dalam organisasi, Natasya juga tengah mempersiapkan keikutsertaannua dalam perlombaan OSN 2026 ( Olimpiade Sains Nasional ) tingkat kabupaten pada bidang Astronomi dan Lomba Debat Bahasa Indonesia yang akan diselenggarakan beberapa bulan lagi.

“Menjadi Ketua OSIS merupakan salah satu target saya selama duduk dibangku SMA, bukan tanpa alasan, saya ingin turut serta mendedikasikan semangat saya didalam sebuah organisasi di lingkup sekolah, dan salah satunya adalah dengan menjadi Ketua OSIS SMAN 1 Blora tahun 2025/2026. Menurut saya menjadi Ketua OSIS SMAN 1 Blora bukanlah suatu hal yang mudah, tanggung jawab, amanah dan peran yang cukup besar harus saya pegang,” ungkapnya.

Disamping itu menjadi Duta Genre Kabupaten Blora 2025 juga memiliki tugas serta peran didalam kehidupan Remaja di Kabupaten Blora ini membuatnya mendapatkan pengalaman “warna warni” untuk bekal saya menuju kesuksesan. Menjadi seorang remaja yang berdiam diri dan hanya berada di zona nyaman saja menurut saya telah melewatkan kesempatan emas di masa remaja, serta dengan melihat berbagai isu permasalahan remaja yang marak terjadi.

“Saya sebagai remaja ingin turut andil didalam memberikan edukasi dan belajar bersama tentang kehidupan remaja. Oleh karena itu banyak hal yang menjadi motivasi saya sehingga timbul rasa ketertarikan untuk mengikuti ajang duta genre ini,” ucapnya.

Menurut Natasya, prestasi akademik tetap menjadi tujuan utamanya sebagai seorang pelajar. Keinginanmya memperoleh perungkat paralel 1 pada semester 1 kelas 11 lalu bukan lah perjuangan yang mudah.

“Bagi saya yang sedang duduk di kelas IPA, saya berharap kerja keras semangat saya dalam menimba ilmu dapat berbuah indah ketika saya berhasil masuk pada Fakultas Kedokteran nanti nya. Optimis, percaya diri, dan Public Speaking menjadi modal utama saya untuk dapat terus belajar dan berkembang, sekaligus semua perolehan yang saya dapat ini tidak terlepas dari do’a Ibu dan kehendak Allah SWT,” tutyrnya. (ari)

Editor : Eko Santoso
blora