Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Menginspirasi Dunia, Pandawara Group Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Guinness World Records

Ghina Nailal Husna • Kamis, 21 Mei 2026 | 23:39 WIB
Pandawara Group Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Guinness World Records
Pandawara Group Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Guinness World Records

 

RADAR KUDUS — Kelompok pemuda peduli lingkungan asal Bandung, Pandawara Group, kembali mengukir prestasi gemilang yang mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Konsistensi mereka dalam mengampanyekan isu kebersihan lingkungan kini resmi diakui oleh dunia lewat penganugerahan dua rekor sekaligus dari lembaga pencatat rekor global paling bergengsi, Guinness World Records.

Penghargaan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi gerakan sosial tanah air. Pandawara Group berhasil mencatatkan nama mereka sebagai pegiat lingkungan (environmental creators) dengan jumlah pengikut (followers) terbanyak di platform TikTok secara global.

Baca Juga: Hidupkan Nostalgia One Piece, Penampilan Emosional Maki Otsuki Pukau Penggemar di Penutupan Marapthon S3

Tidak hanya itu, rekor kedua diraih melalui aksi ketangkasan yang unik namun sarat pesan edukasi, yakni mencetak waktu tercepat dalam proses melepas tutup dan label botol plastik secara massal.

Dari Pembersihan Sungai Lokal Menuju Panggung Global

Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa keresahan yang diubah menjadi aksi nyata, sekecil apa pun itu, mampu menciptakan efek domino (multiplier effect) yang berdampak besar hingga diadopsi secara global.

Kisah inspiratif Pandawara Group berawal dari inisiatif lima pemuda—Gilang, Rafly, Agung, Rifqi, dan Ikhsan—yang merasa prihatin dengan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka yang kerap dilanda banjir akibat tumpukan sampah di saluran air.

Menggunakan peralatan seadanya, mereka mulai turun langsung mengeruk sampah dari sungai, selokan, hingga pantai-pantai yang terbengkalai.

Aksi tersebut secara konsisten mereka dokumentasikan dan unggah ke media sosial. Gaya penyampaian yang jujur, tanpa pamrih, dan menyentuh realitas lapangan rupanya berhasil mengetuk kesadaran jutaan pasang mata, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian netizen serta komunitas internasional.

Mengubah Paradigma Konten Media Sosial

"Kami ingin menunjukkan bahwa peduli pada lingkungan itu bukan hal yang membosankan atau sekadar teori di atas kertas.
 
Media sosial adalah alat yang sangat kuat jika digunakan untuk menggerakkan aksi nyata bersama," ungkap salah satu personel Pandawara Group dalam sebuah kesempatan.

Guinness World Records melihat apa yang dilakukan oleh Pandawara Group melampaui sekadar angka keviralann.

Baca Juga: Respons Penangkapan 9 WNI oleh Israel, MUI Desak Kemenlu Buktikan Efektivitas Forum Board of Peace

Mereka dinilai berhasil memanfaatkan algoritma media sosial untuk membangun sebuah gerakan sosial (social movement) yang masif di kalangan generasi muda (Gen Z dan Milenial) untuk lebih peduli terhadap isu pengelolaan sampah plastik.

Dengan raihan dua penghargaan dunia ini, Pandawara Group tidak hanya membawa pulang plakat rekor, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat lahirnya inovator sosial yang kreatif.

Melalui aksi melepas tutup dan label botol plastik tercepat yang mereka demonstrasikan, mereka sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah komponen sampah plastik sebelum masuk ke proses daur ulang (recycling), demi mewujudkan masa depan bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#Guinness World Records #Pegiat Lingkungan TikTok #Pandawara Group #daur ulang plastik #aksi bersih sampah