DENGAN ramah, satu persatu pengunjung yang datang ke lokasi pameran Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIFBW) 2025 disapanya.
Tak segan, gadis tersebut menawari pengunjung beberapa hal. Mulai dari katalog hingga stiker.
Bila ada pengunjung asing, gadis tersebut dengan sigap membantu mendampingi berkunjung ke beberapa booth yang ada di pameran.
Sejak Minggu (9/3) lalu, gadis yang akrab disapa Nissa tersebut memang aktif sebagai salah seorang volunteer di pameran JIFBW.
Dara yang berasal dari Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara itu memang memanfaatkan waktu luangnya dengan beberapa kegiatan.
Salah satunya dengan kegiatan freelance jadi volunteer tersebut.
Baginya, dengan menjadi volunteer di ajang pameran skala internasional itu cukup menarik. Selain memberikan beragam pengalaman, juga bisa jadi ajang praktek hasil belajarnya di bidang Bahasa inggris.
”Saya ingin memperbanyak pengalaman, sekaligus menambah relasi. Kebetulan ini kemarin yang dibutuhkan kemarin yang bisa Bahasa inggris, dan untuk interpreter translator para buyer.
Jadi saya tertarik. Karena saya bisa memanfaatkan Bahasa inggris saya di sini,” ungkap dara yang saat ini duduk di semester akhir jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara tersebut.
Nissa memang sudah tertarik mendalami Bahasa inggris sejak ia belum memulai masa kuliah. Selepas lulus SMA, ia bahkan sempat kursus Bahasa inggris di Kampung Bahasa Inggris di Pare, Kediri dari 2018 hingga 2019.
Di tahun 2021, ia mengajar di beberapa instansi di beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. ”Alhamdulillah ini bisa mengaplikasikannya,” tandas Nissa. (rom)
Editor : Mahendra Aditya