REMBANG - Kebolehan Yuni Alfiyah dalam public speaking dimanfaatkan untuk menjadi profesi. Ya, ia kini menjadi master of ceremony (MC).
Dia mengaku belajar dari nol. Di antaranya ikut kelas khusus.
Baginya, kunci untuk menguasai skill itu konsistensi. Juga tidak setengah-setengah dalam belajar.
Kini bakatnya sudah teruji. Dia sudah mahir mengisi acara di depan umum. Dia juga sudah biasa membuat suasana acara menjadi cair dan rileks.
”Awal mula menjadi MC, karena saya mengikuti acara bertema ”Speak Up Class by Rembangisme”,” kata dara kelahiran Rembang, 23 Juni 2004 ini.
Perempuan yang tinggal di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Rembang, ini menceritakan pengalaman menjadi MC di acara Speak Up Class.
Saat itu, dia tidak sendirian. Dia membawakan acara dengan Romi yang juga mentor dan founder Rembangisme.
Dia kemudian kecanduan menjadi MC. Kemudian berlanjut di acara-acara lain.
Sudah mulus berjalan di dunia MC, kini dia mulai belajar di bidang lain.
Make up dipilihnya. Kini, dia sudah berani berpartisipasi dalam kegiatan make up profesional, mulai dari hairdoo, make up untuk pentas seni, hingga make up pengantin.
Dengan bimbingan dari make up artist (MUA) profesional.
Yuni terus mengasah kedua bidang tersebut. Kunci utamanya membagi waktu, agar bisa menambah jam terbang.
”Keinginan ke depan, bisa mengembangkankan hobi dan skill dalam bidang MC dan MUA,” imbuhnya. (noe/lin)
Editor : Abdul Rokhim