RADAR KUDUS - Hobi otak-atik Outfit, disukai Uswatun Afifah sejak duduk di bangku kuliah.
Dari mix and match pakaian, membuat perempuan lulusan Universitas Annur Purwodadi (Unan) mulai dilirik fotografer.
Meski awalnya kurang percaya diri karena kerap mendapat body shamming, namun ia hiraukan hal tersebut.
”Karena badan kurus jadi kerap kena body shamming yang membuat mental menciut. Tapi setelah lulus kuliah, malah ada fotografer yang iseng ngajakin foto-foto. Awalnya masih kaku dan enggan untuk pose. Lama-lama lihai sendiri, malah dilirik fotografer lainnya,” jelas Uus sapaan akrabnya.
Baca Juga: Sosok Savia Prasasti Asal Grobogan yang Miliki Wajah Fotogenik dan Jadi Rebutan MUA
Baca Juga: SOSOK Stevany Rizky Dwi Paskibraka Asal Jepara yang Bertekad Jadi Polwan
Saat libur kerja, ia kerap meluangkan waktunya bersama komunitas fotografer untuk meng-eksplore berbagai tempat dengan outfit yang apik.
”Dari sini lah mulai banyak relasi fotografer. Bahkan, ada yang nawarin endorse dengan produk gamis. Saat itu jelang Lebaran, jadi Alhamdulillah banget,” kata perempuan kelahiran 27 Juni 1997 ini.
Uus mengaku kerap ngasal dan tergantung baju di almari saat mix and match.
“Pokoknya mah kalau kita pakai bajunya pede ya terlihat bagus-bagus aja. Terpenting warnanya masih natural. Karena saya nggak suka baju banyak motif atau yang warnya terlalu mencolok. Kecuali permintaan dari fotografer,” jelasnya.
Baca Juga: Mengenal Sosok dan Profil Komjen Pol Agus Andrianto yang Pulang Kampung ke Blora
Bahkan, selama ini dalam memilih outfit tak melulu harus brand ternama. Uus banyak membeli di e-Commerce dengan harga murah namun terlihat bagus jika dikenakan. (int)
Editor : Noor Syafaatul Udhma