REMBANG - Hobi kalau ditekuni ternyata bisa mendatangkan hoki. Salah satunya yang dialami Nurisa Syafriani. Dari skill nge - game bisa datangkan rejeki. Yakni menjadi joki games.
Pekerjaan itu dilakukan disela waktu luangnya sekolah dan aktif berorganisasi.
Sasa -sapaan akrabnya- mengaku, hingga sekarang masih aktif kerja lepas. Kerjanya menjadi joki game. Kegiatan itu sudah dipelajari selama sekitar empat tahun.
Berangkat dari hobi nge- game yang digelutinya sejak masih SMP hingga kini naik kelas XII Merdeka 5 SMAN 1 Lasem.
”Saya aktif ikut turnamen game sampai tingkat Jateng. Seperti turnamen Mobile Legends dan Player Unknown's Battlegrounds (PUBG). "Dulu sampai grand final ," kata Sasa.
Baca Juga: SOSOK Rosa Julia Putri, Perempuan Asal Jepara yang Belajar Kesabaran dari Meracik Kopi
Berangkat dari hobi itu, dara dengan tinggi badan 172 cm ini, menangkap peluang. Ia pun membuka jasa joki game. Saat dijalankan cuan yang diperoleh ternyata lumayan.
”Ada teman yang tidak bisa main karena kesibukan. Saya memainkan gamenya . Lalu ada biaya jasa yang diberikan,” akunya.
Biasanya Sasa mulai buka layanan pukul 09.00 sampai 21.00. Karena masih pelajar sendiri yang menyesuaikan waktu kerja dan dijalankan di rumah.
Modal ponsel dan biaya. Hasil pendapatannya digunakan untuk keperluan pribadi dan kadang diberikan kepada orang tua.
Di sela-sela pekerjaan joki game ini, Sasa aktif di dewan kerja cabang pramuka Kabupaten Rembang serta Saka Bhayangkara. Tugasnya membantu mengatur lalu lintas dan masyarakat atau menjadi mitra polisi.
”Dulu aku juga punya tebing yang panjang. Jadi memang sudah terbiasa latihan fisik. "Positifnya badannya lebih enteng," terangnya.
Baca Juga: SOSOK Nabila Farahdiva Kania Ramadhani Dara Asal Grobogan yang Kini Jadi Pegawai Kejaksaan
Di luar hobi dan organisasi, anak pasangan Sanjoyo Awet Urip dan Siti Nuryati ini, sempat tercatat menjadi anggota Paskibraka Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan cita-citanya menjadi polwan.
”Fokus ke depan mengejar cita-cita menjadi polwan. Karena naik kelas XII. Fokus belajar untuk menghadapi ujian,” kata siswi yang tinggal di RT 1/RW 8, Desa Sumbergirang, Lasem, Rembang, ini. (noe/lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma