JEPARA – Santi Andriyani atau akrab dipanggil Santi ini sejak kecil sudah akrab berorganisasi, baik organisasi di madrasah maupun di pesantren. Hal itu terus belanjut hingga dia berkhidmah di organisasi IPPNU.
Setelah bergabung di IPPNU, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Unisnu Jepara ini pun aktif di Fatayat NU dan saat ini menjadi salah satu calon kuat dalam pemilihan Ketua Fatayat NU Kabupaten Jepara.
Baca Juga: SOSOK Wahyu Fajar Putri Lestari Mbak Yu Kabupaten Blora 2019 yang Kini Jadi Pramugari
Santi mengaku siap untuk mencalonkan diri dan senang bisa ikut berkontribusi dalam proses regenerasi organisasi Fatayat NU. “Saya ingin melanjutkan program yang masih baik dan memberikan terobosan baru,” katanya.
Sebagai kader NU, Santi memiliki kapasitas dan kapabilitas yang cukup mumpuni.
Dalam organisasi dia pernah menduduki Ketua PC IPPNU Kab Jepara 2009-2011, PW IPPNU Jawa Tengah (2011-2014) dan PP IPPNU (2012-2015).
Perempuan yang lahir di Jepara 12 Maret 1987 ini mempunyai visi “Terbentuknya perempuan muda NU yang cerdas, mandiri dan berakhlakul karimah berlandaskan Aswaja An-Nahdliyah”
Secara sanad keilmuan tersambung ilmunya ke Bu Nyai Nafisah Sahal Mahfudz.
“Saya mondok di pesantren Nyai Nafisah Sahal dan Sekolah di Madrasah Matholiul Falah Kajen,” jelasnya.
Selain itu, ibu rumah tangga yang juga dosen Pendidikan Bahasa Inggris Unisnu sudah menempuh pendidikan S3 bidang Pendidikan Bahasa Inggris di Unesa Surabaya, sehingga ia merasa cukup siap untuk berkompetisi.
“Mungkin PCNU Kabupaten Jepara sebagai representasi NU secara kelembagaan ingin agar kompetisi ini lebih terbuka dan memberi kesempatan bagi banyak kader NU. Ini pembelajaran demokrasi bagi masyarakat bahwa Pemilihan ketua Fatayat NU juga terbuka, demokratis dan tetap berasaskan Aswaja.”
Santi berharap pada tanggal 5 Mei 2024 pencalonannya berjalan lancar. Sebab kompetisi calon ketua Fatayat NU akan dilihat oleh warga NU di Kabupaten Jepara, oleh sebab itu prosesnya harus sejuk dan damai.
“Kami hanya meminta kesempatan yang sama. Siapapun yang terpilih, berarti sudah ditakdirkan,” kata santi.
Diketahui, pemilihan Ketua Fatayat NU di Kabupaten Jepara Jawa Tengah awalnya hanya ada calon tunggal yang diusung. Hal ini menjadi keprihatinan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara. Namun kini muncul calon lain yakni Santi Andriyani yang siap dengan visi misi untuk memajukan Fatayat NU.
Editor : Noor Syafaatul Udhma