Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

SOSOK Eva Harmelia Valentina Asal Jepara, Pencetus Inovasi Produk Fashion dari Limbah Kayu

Moh. Nur Syahri Muharrom • Sabtu, 4 Mei 2024 | 22:04 WIB
SOSOK: Eva Harmelia Valentina.
SOSOK: Eva Harmelia Valentina.

JEPARA - Mengenal lebih dekat dengan sosok Eva Harmelia Valentina.

Ia akrab dipanggil Eva.

Seperti namanya, perempuan cantik ini lahir di Jepara, 14 Februari 2002 

Eva Harmelia Valentina baru saja diganjar medali perunggu dalam ajang kompetisi internasional.

Kompetisi itu diadakan oleh Indonesian Young Scientist Association (TYSA).

Ajang itu namanya Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF).

Dalam ajang itu ia memanfaatkan limbah kayu menjadi sebuah produk fashion.

Atas inovasi yang dibuatnya itu, sehingga berhak mendapat medali perunggu.

Eva saat ini berkuliah di jurusan manajemen Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara.

Inovasinya itu berawal dari keinginannya untuk memanfaatkan keberadaan barang yang dianggap sampah.

Ia kemudian menyulapnya menjadi sesuatu bermanfaat.

Ia mengaku inovasi mengubah limbah kayu menjadi produk fashion itu berawal dari keresahannya akan banyaknya limbah mebel di Jepara.

”Di Jepara kan banyak itu limbah mebel. Hampir bisa ditemukan di mana saja,” kata perempuan kelahiran Jepara, 14 Februari 2002 ini.

Dalam membuat penemuan itu, Eva mengaku tak sendirian.

Ia dibantu lima rekannya.

Dan ia, bereperan sebagai leader.

Butuh waktu sekitar sebulan lamanya membuat inovasi itu.

”Kami memang tinggalnya di Jepara. Sementara banyak sekali limbah kayu. Kami melihat ada potensi dari limbah kayu ini. Sehingga kami manfaatkan apa yang harusnya bisa mendapat value lebih itu,” papar dara asal Jambu Timur, Mlonggo, Jepara ini.

Inovasinya itu akhirnya mampu menggondol satu medali perunggu dari kompetisi itu.

Di mana, pesertanya mencapai 457 tim dari 17 negara. (rom)

Editor : Dzikrina Abdillah
#kompetisi #jepara #limbah kayu #AISEEF #produk #eva #fashion #sosok #inovasi