KUDUS - SITI Nurul Azizah tampaknya perempuan yang berbakat perihal komunikasi.
Meski ia termasuk pemalu, dia berprofesi menjadi seorang master of ceremony (MC).
Azizah mengaku, dulunya dia seorang yang anti dengan keramaian. Bahkan, jika ngobrol hanya menjawab seperlunya.
”Hidup saya berubah semenjak melihat kakak tingkat saya saat ospek kampus. Saat itu ia jadi MC," ungkapnya.
Dari situlah, perempuan asal Kudus ini bertekad ingin menjadi MC dan percaya diri tampil di hadapan publik.
”Akhirnya saya belajar dan mengamati, agar bisa menjadi seperti kakak tingkat saya," terangnya.
Ia akhirnya memberanikan diri tampil di depan umum. Caranya Azizah mengajukan dirinya untuk mengisi acara di kampusnya.
Hal itu bertujuan untuk melatih public speaking, agar bisa berkembang lebih baik. Juga bisa lebih tampil percaya diri di hadapan publik.
Skill Azizah kian meningkat seiring berjalannya waktu.
Ia kemudian banyak mendapatkan tawaran menjadi MC dari organisasi atau acara di luar kampus.
”Dari hal itu karir saya meningkat. Bahkan sampai mendapatkan endorse. Seperti produk pakaian, UMKM, kafe, dan masih banyak lagi," jelasnya. (gal/lin)
Editor : Abdul Rokhim