Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sosok Alfiyani Mayasari, Siswi MAS Al Anwar Sarang Rembang yang Sukses Jadi Juara 1 di KSM Tingkat Provinsi Jateng

Wisnu Aji • Jumat, 5 Januari 2024 | 21:26 WIB

 

Alfiyani Mayasari
Alfiyani Mayasari

ALFIYANI Mayasari bangga bisa ikut mewarnai dunia pendidikan. Lewat prestasi yang ditorehkan sebagai juara I MA/SMA Matematika Terintegrasi Kompetensi Sains Madrasah (KSM) 2023 tingkat Provinsi Jateng.

Di puncak Hari Amal Bhakti (HAB) Rabu lalu (3/1), dia pun diminta naik ke panggung menerima piagam penghargaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Moh Mukson.

Suatu kehormatan bagi siswi kelas XII di MAS Al Anwar, Sarang, Rembang, itu.

Gadis berhijab yang mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar Sarang itu, memang tertarik dengan mata pelajaran (mapel) matematika sejak duduk di bangku SMP.

Baginya, ada tantangan tersendiri dibandingkan mapel lain. Hal ini membuatnya serius belajar seputar rumus-rumus dan angka-angka.

”Kayaknya (matematik) menantang. Jadi saya minat mempelajari matematika,” aku dara usia 17 tahun ini.

Setelah mendalami matematika, dia kemudian tertarik mengikuti lomba. Di antaranya yang baru saja dia menangkan.

Dia pun harus berjuang keras. Mulai tahap seleksi tingkat kabupaten bersaing dengan 60-an peserta. Di tingkat ini, dia hanya mendapat juara harapan I.

Namun, dia tetap masuk ke tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Kekurangan sebelumnya dijadikan bekal untuk menjadi lebih baik.

Akhirnya, dia menambah porsi latihan dengan banyak mengerjakan soal. Hingga intensif mengikuti bimbingan khusus dari guru.

Tak menyangka, akhirnya hasil kurang memuaskan di tingkat kabupaten, dia berhasil bayar lunas dengan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.

Dia juara I di ajang serupa. Padahal pesertanya banyak. Hingga mencapai 171 peserta.

Namun, berkat kerja kerasnya, dia bersyukur bisa sesuai target.

Tak berhenti disitu saja. Di tengah menimba ilmu formal, sore hari dara satu ini memperdalam ilmu agama. Semua dijalankan secara seimbang.

”Tidak ada hal yang sulit. Kuncinya membagi waktu, agar keduanya berjalan beriringan,” imbuhnya. (noe/lin)

Editor : Ali Mustofa
#rembang #matematika #pondok pesantren #juara 1 #pendidikan