GROBOGAN – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, meninjau pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (27/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ibas mendorong penambahan usulan bantuan bedah rumah agar semakin banyak masyarakat yang tinggal di hunian layak.
Ibas meminta anggota DPRD Grobogan dari Fraksi Demokrat, Harmusa, untuk kembali mengusulkan bantuan apabila kebutuhan perbaikan rumah warga masih belum terpenuhi.
Menurutnya, upaya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) perlu terus diperkuat, mengingat Grobogan merupakan salah satu daerah lumbung padi di Jawa Tengah, tetapi masih memiliki pekerjaan rumah dalam pemenuhan kebutuhan hunian layak.
“Kalau memang masih kurang, silakan diusulkan lagi. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan bantuan dan menempati rumah yang layak,” menjadi pesan yang ditekankan dalam kunjungan tersebut.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Grobogan, daerah ini memiliki jumlah penduduk sekitar 1,52 juta jiwa dengan tantangan backlog perumahan mencapai 94.406 unit.
Angka tersebut terdiri atas 85.914 unit backlog kelayakan atau RTLH dan 8.492 unit backlog kepemilikan rumah.
Hingga 26 Oktober 2026, penanganan RTLH di Grobogan tercatat mencapai 13.585 unit dari berbagai sumber pendanaan.
Sementara itu, alokasi BSPS yang diperoleh pada 2026 mencapai 1.210 unit, sebagai salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap rumah yang layak huni.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, perhatian juga diberikan kepada penerima bantuan rehab RTLH yang sebelumnya mengalami sakit tuberkulosis (TBC).
Ibas mengingatkan agar penerima bantuan tetap menjaga kesehatan setelah dinyatakan sembuh, sekaligus merawat rumah yang telah diperbaiki melalui program pemerintah.
“Ini kan sudah sembuh, penerima bantuannya diharapkan jaga kesehatan dan rumahnya enggak boleh dijual kalau sudah jadi bagus,” ungkap Ibas Yudhoyono.
Menurutnya, rumah yang telah diperbaiki perlu dijaga dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya agar tujuan program meningkatkan kualitas hidup masyarakat dapat tercapai.
Selain meninjau program perumahan, Ibas turut mengingatkan masyarakat Grobogan untuk menjaga suasana tetap kondusif menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades).
Ia berharap perbedaan pilihan politik tidak memicu perselisihan di tengah masyarakat.
Masyarakat diminta tetap mengedepankan kerukunan, menjaga persaudaraan, serta menyukseskan pesta demokrasi tingkat desa dengan aman dan damai.
Selain di Desa Godong Kecamatan Godong. Rangkaian kegiatan juga berlanjut ke wilayah Desa Bringin Kecamatan Godong serta Desa Terkesi Kecamatan Klambu.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan program bantuan menyentuh warga yang membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Grobogan sendiri masih menghadapi kebutuhan penanganan RTLH yang cukup besar.
Berdasarkan pemadanan data, terdapat 7.381 unit RTLH pada kelompok desil 1 atau kelompok masyarakat miskin ekstrem yang membutuhkan penanganan.
Pemkab Grobogan juga berencana mengusulkan tambahan 6.870 unit bantuan bedah rumah melalui aplikasi SIBARU/myPKP kepada pemerintah pusat.
Melalui dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan, penanganan RTLH diharapkan dapat terus dipercepat.
Dengan demikian, semakin banyak keluarga di Grobogan yang bisa menempati rumah aman, sehat, dan layak huni. (int)
Editor : Intan Maylani