
BLORA - Minyakita dan LPG bersubsidi menjadi komoditas paling laris di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tambahrejo, Kabupaten Blora.
Tingginya minat masyarakat terhadap dua komoditas tersebut menunjukkan kebutuhan warga terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih tinggi.
Manager KDKMP Tambahrejo Arumsari Ramadhani mengatakan, KDKMP Tambahrejo menyalurkan sebanyak 300 tabung LPG bersubsidi setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.
Dalam setiap pengiriman, sebanyak 75 tabung LPG dapat habis terjual dalam waktu tiga hingga empat hari.
Ia menyampaikan, penyaluran LPG diprioritaskan bagi warga setempat.
Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, koperasi menerapkan persyaratan administrasi berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).
“Pembelian LPG diutamakan warga setempat yang tinggal di sekitar KDKMP. Tidak harus menjadi anggota koperasi, tetapi harus menunjukkan identitas untuk memastikan domisili,” ujarnya.
Arumsari menjelaskan, warga cukup menyerahkan fotokopi KTP dan KK saat pembelian pertama.
Selanjutnya, pembeli hanya perlu menunjukkan KTP karena data mereka telah tersimpan dan dapat diverifikasi oleh petugas.
Pembelian LPG juga dibatasi maksimal satu tabung per orang setiap pekan. Sementara itu, satu keluarga dibatasi membeli LPG sebanyak tiga kali dalam satu bulan.



