GROBOGAN – Kabar baik bagi calon jemaah Haji Kabupaten Grobogan yang tengah mempersiapkan dokumen perjalanan untuk ibadah Haji 2027.
Tak perlu jauh-jauh mendatangi kantor imigrasi, pengurusan paspor kini bisa dilakukan langsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Grobogan.
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora turun langsung membuka pelayanan khusus bagi calon jemaah Haji Grobogan.
Sebanyak 1.057 calon jemaah menjadi sasaran pelayanan yang digelar selama 11 hari, mulai 15 hingga 25 September 2026.
Layanan ini dihadirkan untuk memangkas jarak sekaligus memudahkan calon jemaah dalam menyiapkan dokumen perjalanan jauh sebelum pelaksanaan ibadah Haji 2027.
Petugas Imigrasi Blora melayani seluruh tahapan permohonan paspor secara langsung di MPP Grobogan.
Mulai dari pemeriksaan kelengkapan persyaratan, verifikasi data, pengambilan foto, hingga perekaman biometrik.
Dengan pelayanan yang dipusatkan di Grobogan, calon jemaah tidak harus datang ke lokasi pelayanan imigrasi di Blora. Proses pengurusan dokumen perjalanan pun dapat dilakukan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora Gilang Danurdara mengatakan, pelayanan khusus tersebut merupakan bagian dari komitmen Imigrasi dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah Haji. Pelayanan di MPP Kabupaten Grobogan ini merupakan bentuk kehadiran Imigrasi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam proses permohonan paspor,” ujar Gilang.
Menurutnya, pelayanan paspor bagi calon jemaah Haji menjadi salah satu layanan publik yang perlu dipersiapkan dengan baik.
Terlebih, dokumen perjalanan menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.
Karena itu, proses pelayanan dilakukan secara langsung dengan memperhatikan kelengkapan dokumen dan kesesuaian data calon jemaah.
Calon jemaah juga diimbau memastikan seluruh data identitas pada dokumen persyaratan sudah sesuai sebelum mengikuti proses pengajuan paspor. Kelengkapan dokumen akan membantu proses pelayanan berjalan lebih lancar.
Gilang menyebut, pelayanan langsung di daerah menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
“Harapannya seluruh proses administrasi dapat dipersiapkan sejak awal, sehingga calon jemaah lebih tenang dalam mempersiapkan keberangkatan,” katanya.
Pelayanan selama 11 hari di MPP Grobogan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi ribuan calon jemaah untuk menyelesaikan kebutuhan dokumen perjalanan secara bertahap.
Imigrasi Blora memastikan pelayanan tetap dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Masyarakat yang mengikuti layanan juga diminta mempersiapkan persyaratan dengan lengkap agar tidak terjadi kendala saat proses permohonan.
Melalui layanan tersebut, Imigrasi Blora berupaya memastikan kebutuhan dokumen perjalanan calon jemaah Haji dapat dipenuhi lebih awal. Kehadiran petugas di MPP Grobogan juga menjadi bagian dari semangat memberikan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah, dan nyaman bagi masyarakat. (int)
Editor : Intan Maylani