HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Ojol Grobogan Didorong Jadi “Mata dan Telinga” Polisi

Intan Maylani • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:28 WIB
KAMTIBMAS: Ojol Grobogan saat mengikuti apel Kamtibmas bareng Satlantas Grobogan.
KAMTIBMAS: Ojol Grobogan saat mengikuti apel Kamtibmas bareng Satlantas Grobogan.

GROBOGAN – Pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Grobogan mendapat perhatian khusus dari kepolisian. Tak sekadar berkumpul dan mengikuti apel, mereka diajak memperkuat sinergi sebagai mitra polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal itu disampaikan dalam Apel Ojol Kamtibmas yang digelar Satlantas Polres Grobogan, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian rangkaian peringatan Hari ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara tahun 2026.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, kegiatan diawali apel dan dilanjutkan sarapan bersama Kapolres Grobogan. Sejumlah kegiatan sosial juga disiapkan khusus bagi para pengemudi ojol.

Mulai dari servis kendaraan gratis, pemeriksaan kesehatan, donor darah, hingga edukasi keselamatan berkendara melalui safety riding.

Servis gratis tersebut didukung sejumlah Laksana Motor, Astra Motor, Cendana Motor Cempaka, dan Harpindo. Sementara bakti kesehatan mendapat dukungan sejumlah Fasyankes, Dinas Kesehatan, RS Panti Rahayu Yakum, RS Siaga Utama dan PMI Grobogan.

"Kami juga ada donor darah dan cek kesehatan gratis," ujar AKP Kumala.

Di sisi lain, Satlantas Grobogan ingin hubungan dengan komunitas ojol tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Para pengemudi diharapkan ikut menjadi kepanjangan informasi kepolisian ketika menemukan persoalan di lapangan.

AKP Kumala mengatakan, tingginya mobilitas pengemudi ojol membuat mereka bersentuhan langsung dengan berbagai situasi di jalan maupun lingkungan masyarakat.
"Kami berharap ojol selaku mitra kami di lapangan dapat menjadi mata dan telinga kami," katanya.

Apabila menemukan kejadian seperti kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas, para pengemudi diharapkan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

"Apabila di lapangan terjadi kejadian-kejadian seperti lakalantas maupun kriminalitas, dapat langsung menginformasikan kepada kepolisian, yaitu Polres Grobogan," imbuhnya.

Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berharap komunitas ojol semakin aktif menjadi mitra di lapangan. 

Bukan hanya membantu menjaga keselamatan berlalu lintas, tetapi juga ikut menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Grobogan.

Sementara itu, Perwakilan Ojol Grobogan, Anam Rizal menyambut positif kegiatan tersebut. 

Menurutnya, fasilitas yang diberikan cukup membantu para pengemudi yang setiap hari mengandalkan sepeda motor untuk mencari penghasilan.

"Untuk kegiatan ini, saya sangat-sangat positif sekali. Apalagi berguna juga untuk kami para driver ojol," kata Anam.

Menurutnya, keberadaan fasilitas cek kesehatan dan servis motor menjadi nilai tambah bagi para pengemudi. Begitu pula konsumsi dan bantuan sembako yang diberikan dalam kegiatan tersebut.

"Di sini juga disediakan fasilitas cek kesehatan, servis motor. Itu sangat membantu sekali. Ada sembako juga, sangat meringankan beban ojol yang sekarang," ungkapnya.

Selain layanan sosial, para pengemudi ojol juga diajak menguji kemampuan berkendara melalui kegiatan safety riding. 

Mereka mencoba langsung lintasan yang telah disiapkan petugas, setelah sebelumnya mendapat contoh dari anggota polisi lalu lintas.

Anam mengaku sempat merasakan tantangan saat mencoba lintasan tersebut. Namun, ia berhasil melewatinya dengan aman dan lancar.

"Untuk test drive tadi, tergantung skill juga. Relatif, tergantung skill-nya. Tapi tadi berhasil, aman, lancar," ujarnya.

Ia bahkan sempat mencoba lintasan tersebut untuk kedua kalinya bersama sejumlah pengemudi lainnya. (int)

Editor : Intan Maylani
lalu lintas grobogan ojol satlantas