GROBOGAN – Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Kabupaten Grobogan mendapat perhatian khusus dari jajaran Zidam IV/Diponegoro.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kualitas konstruksi sekaligus mengantisipasi potensi persoalan sebelum jembatan digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.
Tim Zidam IV/Diponegoro yang dipimpin Wakazidam IV/Diponegoro Letkol Czi Ardhianta, didampingi Denzibang Salatiga dan jajaran Kodim 0717/Grobogan, turun langsung meninjau kondisi jembatan, Jumat (11/9/2026).
Rombongan mengecek kondisi fisik sekaligus melihat perkembangan pekerjaan di lapangan.
Tim Zidam IV/Diponegoro Letkol Czi Ardhianta menegaskan, pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk memastikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih memenuhi standar kualitas dan kelayakan konstruksi.
Menurutnya, pengecekan sejak tahap pembangunan menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya persoalan yang dapat membahayakan pengguna.
"Kita tidak ingin ada kesalahan sekecil apa pun dan mencegah gagal konstruksi," ujarnya.
Pengecekan tersebut juga melibatkan unsur teknis dan jajaran kewilayahan.
Kolaborasi itu dinilai penting agar pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana, baik dari sisi mutu, waktu pengerjaan maupun manfaat yang nantinya dirasakan masyarakat.
Sedangkan, Pasiter Kodim 0717/Grobogan Kapten Inf Muh Jumar mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi pembangunan di lapangan tetap berjalan sesuai rencana.
Selain progres pekerjaan, aspek keselamatan dan kelayakan fisik menjadi perhatian dalam pengecekan tersebut.
"Memastikan mutu konstruksi, memeriksa kelayakan fisik, atau meninjau progres pembangunan infrastruktur demi keselamatan dan kenyamanan mobilitas masyarakat," jelasnya.
Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan dapat menjadi salah satu penghubung penting bagi mobilitas masyarakat setelah pembangunan rampung dan dinyatakan layak digunakan.
Karena itu, kualitas konstruksi menjadi salah satu hal yang tidak bisa ditawar. (int)
Editor : Intan Maylani