Api Lahap Rumah Kayu di Jatiharjo, Dua Motor dan 13 Sak Gabah Ikut Terbakar

Sirojul Munir • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:34 WIB
OLAH TKP – Anggota Polsek Pulokulon lakukan olah TKP rumah terbakar di Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon,Sabtu (29/8)
OLAH TKP – Anggota Polsek Pulokulon lakukan olah TKP rumah terbakar di Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon,Sabtu (29/8)

 

GROBOGAN – Satu rumah milik warga Dusun Nanggungan, Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon ludes terbakar. Rumah milik Priyono, 44, warga RT 02/RW 02, Sabtu (29/8) tidak tersisa.

Warga yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan. Saat itu, api sudah membakar bagian belakang rumah. Warga pun bergegas mendatangi lokasi dan berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan serta air seadanya.

Namun, upaya warga tidak mudah. Rumah korban merupakan bangunan berbentuk limasan dengan konstruksi yang didominasi kayu. Material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.40 WIB. Seorang warga yang hendak pergi ke sawah melihat asap mengepul dari belakang rumah. Setelah didekati, ternyata sumber asap berasal dari kobaran api yang sudah membakar bangunan.

Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Petugas bersama warga berjibaku menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan maupun rumah di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pemadaman, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Rumah yang terbakar memiliki ukuran sekitar 12 meter x 10 meter. Bangunan tersebut menggunakan konstruksi kayu, termasuk tiang penyangga dari kayu jati berukuran sekitar 14 x 14 x 350 sentimeter. Bagian reng, usuk hingga dinding rumah juga menggunakan material kayu.

Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan. Sejumlah barang milik korban yang berada di dalam rumah turut menjadi arang.

Dua sepeda motor ikut terdampak. Masing-masing Yamaha FIZ R bernomor polisi AE-4755-UC dan Yamaha Alfa dengan nomor polisi K-6027-AF. Selain kendaraan bermotor, sekitar 13 sak gabah yang disimpan di dalam rumah juga ikut terbakar.

Tiga sepeda ontel turut terdampak. Dua di antaranya bermerek Polygon dan satu lainnya merek Pacific.

Polsek Pulokulon bersama Tim Inafis Polres Grobogan langsung melakukan pemeriksaan di lokasi setelah menerima laporan kebakaran.

Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto mengatakan, hasil pemeriksaan awal menemukan adanya sisa sambungan kabel listrik yang terbakar di atas blandar bagian belakang rumah.

“Lilitan kabel pada sambungan tersebut juga ditemukan dalam kondisi kendor,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, aliran listrik menuju rumah korban diketahui berasal dari rumah utama yang berada di sebelah barat. Jaringan tersebut kemudian dibagi untuk memenuhi kebutuhan lampu dan stop kontak.

Petugas juga menemukan adanya pembagian jaringan menggunakan kabel kawat berukuran kecil. Lokasi sambungan tersebut menjadi salah satu titik yang diperiksa karena api pertama kali diketahui muncul di sekitar bagian belakang rumah.

“Diduga peristiwa ini berkaitan dengan penambahan instalasi listrik dari rumah utama,” jelasnya.

Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kebakaran berdasarkan temuan di tempat kejadian perkara.

Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp100 juta. Beruntung, kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah. Sambungan tambahan yang dibuat tanpa memperhatikan standar keamanan berpotensi menimbulkan gangguan listrik hingga kebakaran.

“Jangan melakukan penyambungan atau penambahan jaringan listrik secara sembarangan. Gunakan kabel dan perangkat yang sesuai standar serta lakukan pemeriksaan instalasi secara berkala,” pungkasnya.(mun)

Editor : Admin
Dua Motor 13 Sak Gabah Ikut Terbakar rumah terbakar Polsek Pulokulon grobogan hari ini