GROBOGAN – Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Grobogan resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi perpanjangan pendaftaran untuk jabatan Kepala Dinas Pertanian. Dari seluruh pelamar yang mendaftar, empat pejabat dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 04/PANSEL-JPTP/GROB/VI/2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Dr. Anang Armunanto, Selasa (2/6).
Perpanjangan pendaftaran dilakukan karena jumlah pelamar pada tahap sebelumnya belum memenuhi kebutuhan seleksi. Pada masa perpanjangan, terdapat tiga pelamar yang mengajukan lamaran melalui sistem ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, hanya dua pelamar yang mengirimkan berkas secara lengkap, sementara satu pelamar tidak melengkapi dokumen persyaratan sehingga dinyatakan tidak memenuhi ketentuan administrasi.
Kepala BKPSDM Grobogan Padma Saputra mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi kelengkapan dan keabsahan berkas, panitia menetapkan dua pelamar tambahan lolos seleksi administrasi pada masa perpanjangan pendaftaran. Keduanya adalah Dian Yuniawati, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah pada Bapperida Grobogan, serta Wakid Mutowal, Kepala Bidang Penyuluhan, Sarana dan Prasarana Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.
”Dengan tambahan tersebut, jumlah peserta yang lolos seleksi administrasi untuk formasi Kepala Dinas Pertanian menjadi empat orang,” kata Padma.
Selain Dian Yuniawati dan Wakid Mutowal, dua kandidat lainnya yakni Nur Widiastuti yang saat ini menjabat Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Dinas Pangan Kabupaten Grobogan serta Zainuddin Fanani yang menjabat Sekretaris BKPSDM Kabupaten Grobogan.
Keempat peserta tersebut akan bersaing memperebutkan kursi Kepala Dinas Pertanian yang saat ini menjadi salah satu jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Jabatan tersebut memiliki peran penting dalam pengembangan sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
”Tahapan seleksi berikutnya berupa Uji Kompetensi melalui metode Assessment Center yang akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juni 2026 di Solo Paragon Hotel, Surakarta,” ujarnya.
Pada hari pertama, peserta akan mengikuti pembukaan dan persiapan simulasi. Kegiatan pembukaan dijadwalkan dihadiri Bupati Grobogan yang sekaligus membuka pelaksanaan Assessment Center.
Selanjutnya pada hari kedua, peserta akan menjalani serangkaian penilaian yang meliputi analisis kasus, simulasi presentasi, simulasi diskusi, hingga wawancara kompetensi. Sementara pada hari terakhir peserta akan mengikuti tes psikometri, literasi digital, serta tes kompetensi bidang.
Panitia menegaskan peserta yang tidak hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan akan dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan gugur dari proses seleksi.
Selain itu, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan tanggapan terhadap para peserta seleksi melalui surat elektronik yang telah disediakan panitia. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses seleksi berlangsung secara terbuka, transparan, dan akuntabel.
Seleksi terbuka ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam memperoleh pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah. (mun)
Editor : Admin