GROBOGAN — Dua titik lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda kini mulai disiapkan untuk menghubungkan desa-desa yang selama ini terpisah akses sungai dan jalur memutar cukup jauh.
Dandim 0717/Grobogan, Wefri Sandiyanto turun langsung meninjau lokasi pembangunan bersama staf teritorial Kodim dan tim Bina Marga PUPR Grobogan, Senin (25/5/2026).
Titik pertama berada di Dusun Plowo, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
Di lokasi itu, jembatan gantung sepanjang sekitar 80 meter akan dibangun untuk menghubungkan Dusun Plowo dan Dusun Krapah yang selama ini bergantung pada akses terbatas.
Peninjauan kemudian berlanjut ke Desa Winong, Kecamatan Penawangan.
"Jembatan kedua nantinya akan menghubungkan Desa Winong dengan Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi. Bentang jembatan diperkirakan memiliki panjang sekitar 80 meter," ungkapnya.
Di sela peninjauan, pengukuran lokasi juga dilakukan guna memastikan kesiapan teknis pembangunan.
Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi bagi warga yang selama ini harus menempuh jalur lebih jauh untuk aktivitas sehari-hari.
Letkol Inf Wefri Sandiyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat yang melibatkan TNI Angkatan Darat sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab lapangan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur itu tidak hanya soal penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka denyut ekonomi baru di kawasan pedesaan.
“Program ini dirancang untuk membuka akses wilayah pedesaan yang terisolasi, memperlancar mobilitas warga, dan mendongkrak perekonomian lokal,” ujarnya.
Ia menyebut, keberadaan jembatan nantinya akan memangkas jarak tempuh warga secara signifikan. Mobilitas pelajar, petani, hingga distribusi hasil pertanian juga diperkirakan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Semoga keberadaan jembatan ini benar-benar memberi kemudahan, keamanan, dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya. (int)
Editor : Admin