Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemuda Tenggelam di Sungai Serang Grobogan Akhirnya Ditemukan Setelah Penyisiran 8 Kilometer

Ali Mustofa • Selasa, 5 Mei 2026 | 15:39 WIB
DIEVAKUASI: Tim gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Serang.
DIEVAKUASI: Tim gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Serang.

GROBOGAN – Seorang pemuda yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berburu biawak di Sungai Serang, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (5/5/2026).

Korban ditemukan sekitar 300 meter dari titik awal kejadian.

Korban diketahui berinisial YA (24), warga Desa Ketitang, Kecamatan Godong.

Ia dilaporkan hilang sejak Senin (4/5/2026) siang setelah mencoba menyeberangi sungai dengan berenang.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, menjelaskan laporan kejadian diterima sekitar pukul 14.30 WIB dari Kepala Dusun Brakas.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 12.30 WIB korban bersama lima rekannya sedang berburu biawak di sekitar aliran Sungai Serang.

Saat itu korban memutuskan menyeberang dengan berenang, namun diduga kelelahan di tengah arus hingga akhirnya tenggelam.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian di hari pertama dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu sejauh 1–2 kilometer ke arah hilir.

Hingga sore hari korban belum ditemukan sehingga operasi dihentikan sementara demi keselamatan personel.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua mulai pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi tiga regu.

Dua perahu dikerahkan untuk menyisir sungai hingga radius sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, sementara satu tim lain melakukan pemantauan di sekitar Jembatan Gantung Jenengan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi awal kejadian, kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Klambu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Wahyu menyampaikan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan TNI, Polri, Basarnas Pos Jepara, BPBD Grobogan, PMI, Puskesmas Klambu, Inafis Polres Grobogan, relawan, serta warga setempat.

Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika arus deras dan kondisi tidak menentu. (int/mun)

Editor : Ali Mustofa
#operasi pencarian #meninggal #grobogan #aliran sungai #tenggelam