Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ditemukan 300 Meter dari TKP, Niat Berburu Biawak Berujung Maut di Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Selasa, 5 Mei 2026 | 15:20 WIB

DIEVAKUASI: Tim gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Serang.
DIEVAKUASI: Tim gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Serang.

GROBOGAN – Seorang pemuda yang semula berniat berburu biawak ditemukan tak bernyawa sejauh 300 meter dari titik kejadian di Sungai Serang, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Selasa (5/5/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam saat mencoba menyeberangi sungai dengan berenang.

Korban diketahui bernama YA (24), warga Desa Ketitang, Kecamatan Godong. Ia dilaporkan tenggelam pada Senin (4/5/2026) siang setelah mencoba menyeberangi sungai dengan berenang.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 14.30 WIB dari Kepala Dusun Brakas.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 12.30 WIB korban bersama lima rekannya sedang berburu biawak di sekitar Sungai Serang.

Korban kemudian berinisiatif menyeberangi sungai dengan berenang, namun diduga kelelahan saat berada di tengah hingga akhirnya tenggelam,” ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian di hari pertama.

Penyisiran dilakukan dari titik kejadian ke arah hilir dengan radius sekitar 1–2 kilometer menggunakan perahu.

Namun hingga pukul 17.30 WIB, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi dihentikan sementara dengan pertimbangan keselamatan tim.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (5/5/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Tim SAR gabungan membagi personel menjadi tiga regu. Dua perahu dikerahkan untuk menyisir aliran sungai hingga radius sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian. 

Sementara satu tim lainnya melakukan pemantauan di area Jembatan Gantung Jenengan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 12.30 WIB, korban ditemukan sejauh kurang lebih 300 meter dari titik lokasi kejadian awal.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Klambu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” tambah Wahyu.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Basarnas Pos Jepara, BPBD Kabupaten Grobogan, PMI, Puskesmas Klambu, Inafis Polres Grobogan, relawan, serta warga setempat.

"Kami imbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih ketika arus cukup deras dan kondisi tidak dapat diprediksi," pintanya. (Int)

Editor : Admin
#biawak #sungai serang #grobogan #tenggelam