GROBOGAN-Di sela aksi bersih Sungai Jajar Lama, Desa Kramat, Kecamatan Penawangan, Sam Bencheghib turut mengenang sosok almarhum Doni Monardo.
Menurutnya, Doni merupakan figur yang menjadi inspirasi karena kepeduliannya terhadap isu lingkungan, khususnya persoalan sampah sungai.
Sam menyebut, ia pernah membahas persoalan tersebut saat bertemu Presiden RI ke-7 Joko Widodo.
Dalam pertemuan itu, Jokowi disebut mengungkapkan belum menemukan tokoh yang memiliki semangat dan aksi nyata seperti Doni Monardo dalam gerakan peduli sampah.
“Waktu saya bertemu Pak Jokowi, beliau bilang sampai sekarang belum menemukan sosok seperti Doni Monardo yang peduli terhadap sampah,” ujar Sam.
Bagi Sam, Doni Monardo bukan sekadar pejabat yang berbicara di balik meja, melainkan sosok yang benar-benar hadir di lapangan.
Ia menilai Doni memiliki keberanian untuk turun langsung ke sungai-sungai yang kotor dan penuh sampah, sesuatu yang menurutnya masih jarang dilakukan oleh tokoh publik saat ini.
Ia pun menegaskan, persoalan sampah sungai tidak akan selesai jika hanya mengandalkan kegiatan seremonial atau aksi sesekali.
“Belum ada sosok yang peduli dan kerap turun langsung ke sungai,” imbuhnya.
Sam berharap, semangat yang pernah ditunjukkan Doni Monardo dapat menjadi contoh bagi pemerintah maupun masyarakat luas.
Menurutnya, dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dan gerakan besar yang konsisten agar persoalan sampah tidak terus berulang di berbagai daerah.
Ia juga berharap aksi bersih sungai di Grobogan bukan hanya menjadi kegiatan simbolis, melainkan menjadi pemantik kesadaran kolektif.
Terutama agar masyarakat lebih peduli menjaga sungai sebagai sumber kehidupan sekaligus mengurangi potensi banjir saat hujan ekstrem.
“Semoga aksi seperti ini bisa menginspirasi banyak pihak, bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat. Sungai itu sumber kehidupan, kalau kotor dan tersumbat, dampaknya semua yang merasakan,” pungkas Sam. (int)
Editor : Admin