GROBOGAN– Dinamika geopolitik global yang kian memanas disebut bukan lagi sekadar isu luar negeri, melainkan ancaman nyata yang dampaknya bisa merembet hingga ke daerah.
Pesan itu ditegaskan Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael saat bertemu tokoh daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Makodim 0717/Grobogan, belum lama ini.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Danrem tak hanya bersilaturahmi, tetapi juga memberikan wawasan kebangsaan sekaligus mengajak para tokoh memperkuat sinergi demi menjaga stabilitas wilayah di tengah situasi dunia yang semakin kompleks.
Menurut Danrem, persaingan kekuatan dunia saat ini membawa efek berantai, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap kondisi nasional.
Dampak tersebut, kata dia, dapat memicu berbagai kerawanan sosial apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Situasi geopolitik global saat ini berkembang sangat dinamis, khususnya terkait persaingan kekuatan dunia yang berdampak terhadap kondisi stabilitas nasional.
Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga setiap unsur di daerah harus memperkuat sinergitas, meningkatkan komunikasi, serta memperkokoh persatuan dalam menjaga kondusivitas wilayah,” tegasnya.
Kolonel Ezra menekankan, ketahanan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh aparat keamanan, namun juga peran para tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh besar di lingkungannya.
Ia meminta agar komunikasi antar elemen tetap dijaga, koordinasi diperkuat, dan potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak awal melalui kebersamaan.
“Saya berharap seluruh elemen tetap menjaga koordinasi, mendukung program pemerintah, serta berperan aktif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbuhnya.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog yang penting di tengah berbagai tantangan era modern, mulai dari dampak konflik global, tekanan ekonomi, hingga ancaman disinformasi yang kerap memicu perpecahan di masyarakat.
Melalui kegiatan itu, Danrem berharap para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh daerah di Grobogan semakin solid dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus menciptakan suasana daerah yang aman, damai, dan kondusif.
Kegiatan wawasan kebangsaan ini juga dinilai menjadi bagian dari upaya membangun kewaspadaan kolektif masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat mengganggu stabilitas, terutama menjelang dinamika sosial-politik yang biasanya meningkat pada momen tertentu.(int)
Editor : Admin