GROBOGAN – Peristiwa tragis terjadi di area persawahan turut Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Kamis (9/4/2026).
Seorang perempuan lanjut usia dilaporkan meninggal dunia usai tersambar petir saat berada di area persawahan.
Korban diketahui bernama Siti Amanah (67), warga Dusun Karangwader, Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan.
Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat korban baru saja selesai menanam padi dan berjalan pulang.
“Korban tersambar petir ketika berjalan pulang usai menanam padi di area persawahan. Saat didatangi saksi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Sutarjo.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian itu kali pertama diketahui oleh Soelastri, yang melihat korban tersambar petir saat hujan gerimis mengguyur kawasan tersebut.
Saksi kemudian meminta bantuan warga lainnya dan bersama-sama mendatangi lokasi kejadian.
Setelah dipastikan korban tidak bernyawa, keluarga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Penawangan.
Petugas langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Grobogan serta tim medis dari Puskesmas Penawangan 2.
Korban sempat dievakuasi warga ke rumah duka di Dusun Karangwader, sebelum dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan.
“Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka bakar di pelipis kiri korban. Selain itu ditemukan dua gigi patah akibat benturan saat korban terjatuh,” jelas AKP Sutarjo.
Namun demikian, pihak medis dan kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas juga menemukan adanya pohon pisang yang tersambar petir di sekitar lokasi, memperkuat dugaan korban meninggal akibat sambaran petir.
Dalam peristiwa itu, polisi turut mengamankan barang milik korban berupa pakaian yang dikenakan serta sebuah caping.
Pihak keluarga korban juga telah menyatakan menolak dilakukan autopsi, dan jenazah diserahkan untuk dimakamkan.
Polsek Penawangan mengimbau masyarakat, khususnya petani, agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama saat hujan disertai petir.
“Jika cuaca mulai mendung dan terdengar petir, sebaiknya segera mencari tempat aman dan menghindari area terbuka seperti persawahan,” pungkas AKP Sutarjo. (int)
Editor : Admin