Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

UPDATE Terduga Pelaku Pembacokan Sengonwetan Grobogan, Ternyata Rutin Berobat Saraf

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 1 April 2026 | 18:39 WIB
PERAWATAN: Situasi Ruang Rosela RSUD dr Soedjati Purwodadi. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
PERAWATAN: Situasi Ruang Rosela RSUD dr Soedjati Purwodadi. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Kasus pembacokan yang menggegerkan warga Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, pada Minggu (29/3/2026), masih terus didalami pihak berwenang.

Terduga pelaku hingga kini masih menjalani perawatan sekaligus observasi kejiwaan di RSUD dr. Soedjati Purwodadi, sembari menunggu hasil visum psikiatri.

Kasi Pelayanan Medik Rawat Inap dan Sarpras Medik RSUD dr. Soedjati Purwodadi, dr. Eros Budi Setiawan, menyampaikan bahwa status terduga pelaku belum dapat dipastikan sebagai ODGJ karena masih dalam proses pemeriksaan oleh dokter spesialis kedokteran jiwa.

“Untuk yang diduga ODGJ itu masih diduga, karena pasien saat ini masih menjalani proses observasi oleh dokter spesialis kedokteran jiwa. Nanti hasilnya berupa visum psikiatri, dan biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 hari,” jelas dr. Eros.

Ia mengungkapkan, berdasarkan gambaran sementara, terduga pelaku diketahui memiliki riwayat penyakit saraf dan rutin menjalani pengobatan.

“Menurut bapaknya, memang rutin pengobatan syaraf (epilepsi),” jelasnya.

Selain faktor medis, pemicu lainnya diduga berkaitan dengan persoalan rumah tangga. 

Meski demikian, dr. Eros menegaskan bahwa kepastian kondisi kejiwaan pasien tetap menunggu hasil pemeriksaan resmi dari dokter spesialis melalui visum psikiatri.

Saat ini terduga pelaku masih dirawat di RSUD dr. Soedjati Purwodadi dan ditempatkan di bangsal Rosela untuk mendapatkan penanganan lanjutan, termasuk observasi intensif.

Di sisi lain, kasus ini juga mengarah pada dugaan tindak kriminal. Pasalnya, saat kejadian berlangsung, terduga pelaku disebut sempat mengambil gawak milik warga.

Hal tersebut membuat peristiwa ini tidak hanya mengarah pada dugaan gangguan perilaku, namun juga unsur pidana yang masih didalami aparat berwenang.

Sedangkan Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo menambahkan, hingga kini pihak kepolisian juga masih melakukan pendalaman kasus, termasuk memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku melalui pemeriksaan medis lanjutan sebagai bagian dari proses hukum yang berjalan. (int)

Editor : Admin
#grobogan #ODGJ #pembacokan