Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Petasan Meledak di Rumah Kosong, Dua Pelajar Grobogan Alami Luka Bakar

Mahendra Aditya Restiawan • 2026-03-25 15:16:45
Ilustrasi petasan meledak
Ilustrasi petasan meledak

GROBOGAN — Peristiwa ledakan petasan kembali menimbulkan korban di Kabupaten Grobogan.

Dua pelajar mengalami luka bakar setelah sebuah petasan meledak di dalam rumah kosong di Dusun Ngraji, Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Selasa (24/3/2026) malam.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB di rumah milik warga bernama Santoso yang dalam kondisi tidak berpenghuni.

Suara ledakan keras sempat mengejutkan warga sekitar, yang kemudian berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan.

Kapolsek Purwodadi, AKP Siswanto, mengungkapkan bahwa insiden bermula dari sisa petasan yang sebelumnya dirakit oleh salah satu korban.

Petasan tersebut merupakan bagian dari bahan yang dibeli secara daring pada tahun lalu dan sempat digunakan saat momen Lebaran, namun masih tersisa satu yang belum diledakkan.

Korban pertama, Muchammad Ridho Nur Jana (15), siswa SMK Muhammadiyah Purwodadi, mengajak rekannya Muchammad Nova Andrianto (12), siswa SDN 1 Ngraji, ke rumah kosong tersebut.

Keduanya diduga berniat membongkar atau menonaktifkan sisa petasan itu.

Namun, saat berada di bagian dapur rumah, petasan justru meledak secara tiba-tiba ketika sumbu ditarik.

Diduga terjadi reaksi tak terduga yang memicu ledakan tersebut.

Akibat kejadian itu, Ridho mengalami luka cukup serius dengan luka bakar sekitar 15 persen pada bagian wajah, leher, tangan, dan kaki. Ia juga mengalami patah tulang di tangan kiri serta kaki kanan.

Sementara Nova mengalami luka bakar lebih ringan, sekitar 5 persen di area paha dan perut.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa kedua korban ke RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat dilarikan ke rumah sakit, keduanya dilaporkan dalam kondisi sadar.

Pihak kepolisian dari Polsek Purwodadi bersama tim Inafis Polres Grobogan segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga sekitar pukul 19.30 WIB.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

AKP Siswanto mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar tidak bermain atau merakit petasan secara mandiri.

Menurutnya, aktivitas tersebut memiliki risiko tinggi dan berpotensi menimbulkan cedera serius bahkan korban jiwa.

“Petasan sangat berbahaya, apalagi jika dibuat sendiri tanpa pengetahuan yang memadai. Kami harap masyarakat lebih berhati-hati demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Editor : Mahendra Aditya
#petasan meledak Grobogan #ledakan petasan Purwodadi #pelajar terluka petasan #kecelakaan petasan #Dusun Ngraji #Desa Ngraji #luka bakar petasan #korban petasan #rumah kosong meledak #kejadian Purwodadi #bahaya petasan #larangan petasan #polisi imbau petasan #RSUD Soedjati #pelajar SMK terluka #pelajar SD terluka #Inafis Polres Grobogan #olah TKP petasan #kronologi ledakan petasan #petasan rakitan #dampak petasan #keamanan masyarakat #berita Jawa Tengah #berita grobogan #polsek purwodadi