Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Polres Grobogan Terjunkan Unit K-9 Sterilisasi Lokasi Pasca Kejadian Mercon Meledak

Sirojul Munir • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:43 WIB
CEK LAPANGAN – Anggota Sat Sabhara Polres Grobogan bersama anjing pelacak K9 lakukan sterilisasi lokasi tempat kejadian mercon meledak di Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi.
CEK LAPANGAN – Anggota Sat Sabhara Polres Grobogan bersama anjing pelacak K9 lakukan sterilisasi lokasi tempat kejadian mercon meledak di Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi.

 

GROBOGAN – Polres Grobogan lakukan sterilisasi pasca insiden ledakan petasan di sebuah rumah kosong di Desa Ngraji Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan, pada Selasa (24/3) malam,. Yakni bergerak cepat melakukan langkah antisipatif dengan menerjunkan Unit K-9 Sat Samapta untuk menyisir lokasi kejadian.

Penyisiran dilakukan guna memastikan tidak ada lagi sisa bahan peledak atau petasan yang berpotensi membahayakan masyarakat di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Candra Bayu mengatakan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari prosedur pengamanan pasca kejadian ledakan petasan.

’Kami menurunkan Unit K-9 untuk melakukan sterilisasi di lokasi guna memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang masih tertinggal,” kata AKP Candra Bayu, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, penyisiran dilakukan secara menyeluruh di area rumah kosong yang menjadi lokasi ledakan, termasuk bagian dalam bangunan seperti ruang dapur, ruang tengah, hingga area sekitar pekarangan.

Unit K-9 dikerahkan untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya material berbahaya yang tidak terlihat secara kasat mata, sehingga potensi risiko dapat diminimalisasi.

Selain itu, personel Sat Samapta juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat selama proses penyisiran berlangsung.

AKP Candra Bayu menjelaskan, bahwa langkah ini dilakukan mengingat ledakan diduga berasal dari bahan petasan rakitan yang masih berpotensi tersisa di lokasi.

“Kami tidak ingin ada kejadian susulan. Oleh karena itu, sterilisasi harus dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

Selama proses penyisiran, petugas juga mengamankan sejumlah sisa material yang diduga berkaitan dengan bahan petasan, seperti serpihan kertas dan kawat yang ditemukan di lokasi.

Polisi memastikan bahwa seluruh area telah diperiksa secara teliti untuk menjamin keamanan lingkungan sekitar, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar TKP.

Kehadiran Unit K-9 menarik perhatian warga sekitar, namun petugas mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak demi keselamatan.

Insiden ledakan itu sendiri, membuat dua remaja setempat berinisial MRN (15) dan MNA (12) harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena efek ledakan bubuk petasan.

AKP Candra Bayu mengimbau masyarakat agar tidak membuat atau menyimpan bahan petasan secara sembarangan, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain dengan bahan peledak atau petasan rakitan, karena risikonya sangat besar,” imbuhnya.

Dengan dilakukannya penyisiran oleh Unit K-9, Polres Grobogan memastikan bahwa kondisi di lokasi kejadian telah aman dan terkendali.

Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi bahaya pasca kejadian. (mun)

Editor : Admin
#K9 #mercon meledak #anjing pelacak #polres grobogan