Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ledakan Petasan di Rumah Kosong Purwodadi Grobogan, Dua Remaja Alami Luka Bakar

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 25 Maret 2026 | 09:21 WIB
OLAH TKP: Inafis Polres Grobogan saat melakukan olah TKP di Desa Ngraji Kecamatan Purwodadi. (POLSEK PURWODADI UNTUK RADAR KUDUS)
OLAH TKP: Inafis Polres Grobogan saat melakukan olah TKP di Desa Ngraji Kecamatan Purwodadi. (POLSEK PURWODADI UNTUK RADAR KUDUS)
GROBOGAN – Sebuah rumah kosong di Dusun Ngraji, Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, diduga sempat dijadikan tempat merakit mercon oleh sejumlah remaja.

Peristiwa itu terungkap setelah terjadi ledakan petasan yang melukai dua pelajar pada Selasa (24/3/2026) malam.

Ledakan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di rumah kosong milik Santoso yang berada di RT 04 RW 02 Dusun Ngraji.

Warga yang mendengar suara ledakan keras langsung mendatangi lokasi dan menemukan dua remaja dalam kondisi terluka.

Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto mengatakan, kedua korban yakni Muchammad RNJ (15), pelajar SMK, dan MNA (12), pelajar SD. Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD dr R Soedjati Purwodadi untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban mengalami luka bakar akibat ledakan petasan. Saat ini keduanya dalam kondisi sadar dan sedang mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ledakan bermula saat korban Ridho mencoba menangani sisa petasan yang sebelumnya dibuat bersama temannya.

Petasan tersebut merupakan sisa dari sejumlah petasan yang dirakit pada perayaan Idulfitri sebelumnya.

Ridho diketahui pernah membeli bahan mercon secara daring pada tahun 2025, seperti booster lengkeng, aluminium, dan belerang.

Dari bahan tersebut, ia kemudian merakit sekitar 25 petasan di rumah kosong tersebut.

"Sebanyak 24 petasan telah lebih dulu diledakkan, sementara satu petasan tersisa," imbuhnya.

Pada Selasa malam, Ridho mengajak Nova ke rumah kosong tersebut untuk merendam sisa petasan agar tidak digunakan lagi.

Namun saat mencoba melepas sumbu dengan cara menariknya setelah petasan diinjak di lantai dapur, petasan itu justru meledak secara tiba-tiba.

Ledakan tersebut mengakibatkan Ridho mengalami luka bakar sekitar 15 persen disertai patah tulang pada tangan kiri dan kaki kanan. Selain itu, alis dan rambut bagian depan korban juga terbakar.

Sementara Nova mengalami luka bakar sekitar 5 persen pada bagian paha kanan kiri serta perut bagian bawah.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama Unit Inafis Polres Grobogan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan berbagai sisa material mercon seperti serpihan kertas, kawat pengikat, hingga sisa bahan petasan di lantai dapur yang diduga menjadi titik ledakan.

Selain itu ditemukan lubang pada lantai berdiameter sekitar 25 centimeter dengan kedalaman sekitar 5 centimeter yang diduga sebagai titik pusat ledakan.

Petugas juga menemukan ceceran darah di beberapa titik ruangan, sandal milik korban, serta kerusakan pada bagian atap dapur rumah yang runtuh akibat tekanan ledakan.

Akibat kejadian tersebut, rumah kosong milik Santoso mengalami kerusakan pada bagian atap dapur yang diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp 2 juta.

Saat ini Polsek Purwodadi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti berupa sisa petasan dan pakaian korban.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya dan tidak bermain ataupun merakit petasan karena berisiko tinggi menimbulkan bahaya. (int)

Editor : Intan Maylani
#grobogan #mercon #petasan #luka bakar