GROBOGAN– Pos Pelayanan Terpadu Operasi Ketupat Candi 2026 di Simpang Lima Purwodadi tampil beda dan mencuri perhatian.
Mengusung konsep menyerupai Masjid Nabawi di Makkah, pos ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan, tetapi juga menghadirkan nuansa unik yang membuat pemudik betah singgah.
Berdiri di jalur strategis pintu masuk menuju Taman Kuliner Purwodadi, pos terpadu ini menjadi titik layanan utama bagi para pemudik yang melintas.
Di bawah komando Ipda Novi Ariani, konsep yang dihadirkan tahun ini sengaja dibuat lebih ikonik dibandingkan sebelumnya.
“Ini arahan dari bapak kapolres agar Pos Pelayanan Terpadu tampil berbeda. Tahun ini kami mengusung konsep Masjid Nabawi lengkap dengan ornamen khas Timur Tengah,” ujar Ipda Novi.
Daya tarik paling mencolok adalah keberadaan patung unta di bagian depan pos. Ikon tersebut langsung menjadi magnet bagi masyarakat, terutama pemudik yang ingin beristirahat sejenak sekaligus mengabadikan momen di photo booth bernuansa Timur Tengah.
Tak hanya menawarkan tampilan visual yang menarik, Pos Pelayanan Terpadu Simpang Lima juga dilengkapi berbagai fasilitas lengkap.
Mulai dari ruang pelayanan, ruang istirahat, tempat ibadah, ruang zoom, hingga layanan cek kesehatan dan tambal ban gratis bagi pemudik.
Menariknya, pos ini juga menghadirkan ruang edukasi ramah anak. Area tersebut disiapkan sebagai tempat bermain sekaligus membaca, sehingga anak-anak tetap nyaman selama perjalanan mudik.
“Ruang edukasi ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kami. Anak-anak bisa bermain dan membaca, sementara orang tua beristirahat dengan tenang,” tambahnya.
Selain Pos Terpadu Simpang Lima, Polres Grobogan juga mendirikan Pos Pengamanan di Alun-Alun Purwodadi dengan konsep tak kalah unik, yakni menyerupai masjid berbentuk kapal.
Secara keseluruhan, dalam Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Grobogan menyiapkan lima pos pengamanan dan satu pos pelayanan terpadu untuk memastikan arus mudik berjalan aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat. (int)
Editor : Admin