GROBOGAN - Perbaikan Jembatan Truko, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, membuat arus lalu lintas di jalur alternatif sekitar lokasi harus dialihkan sementara.
Untuk mengantisipasi kebingungan pengendara, Satlantas Polres Grobogan memasang banner petunjuk arah pengalihan arus di sejumlah titik strategis, Rabu (11/3/2026).
Banner tersebut dipasang di Pertigaan Guyangan dan sebelah timur Perempatan Pasar Truko. Pemasangan dilakukan oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan Ipda Novi Ariani Indriyanti, bersama anggota Satlantas.
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, pemasangan banner tersebut bertujuan memberikan informasi sekaligus petunjuk arah kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas selama proses perbaikan jalan di Jembatan Truko berlangsung.
Menurutnya, pengalihan arus dilakukan agar pengguna jalan tidak kebingungan saat melintas di kawasan tersebut, terutama bagi kendaraan yang datang dari arah Guyangan menuju Pasar Truko maupun sebaliknya.
"Selama proses perbaikan berlangsung, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas, namun kendaraan roda empat tidak dapat melewati Jembatan Truko. Karena itu, pengendara mobil diminta mengikuti jalur alternatif yang telah ditentukan," jelasnya.
Berdasarkan rekayasa lalu lintas yang disiapkan Satlantas Grobogan, kendaraan dari arah Purwodadi menuju Semarang untuk sumbu tiga diarahkan melewati jalur utama Purwodadi–Penawangan–Bugel–Pasar Godong– Pantura Demak.
Sementara kendaraan dari arah Semarang menuju Purwodadi diarahkan melalui Pantura Demak–Bugel–Pasar Godong–Penawangan–Purwodadi.
Selain jalur utama tersebut, Satlantas juga menyiapkan jalur alternatif untuk kendaraan kecil (R2 dan R4).
Dari arah Purwodadi, pengendara dapat melintas melalui Purwodadi – Penawangan – Pertigaan Pasar Godong–Perempatan Truko– Karangrayung/Juwangi.
Sedangkan dari arah Semarang menuju Purwodadi, kendaraan kecil dapat melalui Bundaran Gubug–Pertigaan Kemiri–Pertigaan Jeketro– Perempatan Truko– Pasar Godong–Penawangan–Purwodadi.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu maupun petunjuk yang telah dipasang, serta bersabar selama proses perbaikan jalan berlangsung.
Selain itu, kondisi lalu lintas di wilayah tersebut juga dipengaruhi oleh penutupan jalur utama Purwodadi–Semarang yang hingga kini masih belum bisa dilalui.
Penutupan dilakukan karena adanya perbaikan jalan akibat jebolan Sungai Tuntang di jalur tersebut.
"Saat ini, proses perbaikan masih berlangsung dan menunggu cor beton mengering sebelum jalan dapat kembali dibuka untuk kendaraan," ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang telah disampaikan petugas agar perjalanan tetap aman dan lancar.
Dari hasil koordinasi dengan pihak pelaksana pekerjaan, perbaikan jalan di Jembatan Truko sendiri ditargetkan dapat diselesaikan pada hari ini, sehingga arus lalu lintas di jalur alternatif tersebut diharapkan segera kembali normal. (int)
Editor : Ali Mustofa