GROBOGAN– TNI Angkatan Darat resmi meluncurkan pembangunan 200 titik Jembatan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan tersebut ditandai melalui Video Conference (Vicon) yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan diikuti satuan TNI AD di berbagai daerah, Senin (9/3/2026).
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat mengikuti kegiatan tersebut dari wilayah Kodim 0717/Grobogan, tepatnya di Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan.
Launching pembangunan Jembatan Garuda sendiri dipusatkan di Aceh dan diikuti secara virtual oleh jajaran TNI AD di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
Program pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi.
Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung, terutama dalam mempermudah mobilitas warga, membuka akses penghubung antarwilayah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam arahannya, Kasad menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujar Kasad.
Dalam kegiatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro didampingi Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael serta Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto beserta jajaran.
Mayjen TNI Achiruddin Darojat menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program pembangunan Jembatan Garuda sesuai arahan pimpinan TNI AD.
“Melalui pembangunan jembatan ini diharapkan akses masyarakat semakin mudah, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah,” ujarnya.
Selain mengikuti kegiatan launching secara virtual, dalam kesempatan tersebut jajaran TNI juga menyalurkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako kepada warga di dua desa sekitar lokasi kegiatan.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
TNI AD juga akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat agar pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi warga. (int)
Editor : Mahendra Aditya