GROBOGAN– Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Bangsri, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, menunjukkan hasil nyata. Puluhan rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni kini telah bertransformasi menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, dan layak berkat sinergi antara pemerintah dan swadaya masyarakat.
Untuk memastikan kualitas pelaksanaan program tetap terjaga, Inspektorat Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) turun langsung melakukan peninjauan lapangan.
Kegiatan ini bertujuan memverifikasi bahwa seluruh tahapan penyaluran material bangunan telah diterima dan dimanfaatkan sesuai ketentuan oleh masyarakat penerima manfaat.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, Aldino Herupriawan, menegaskan bahwa evaluasi lapangan merupakan bagian dari prosedur standar guna menjaga kualitas tata kelola program.
“Fokus kami adalah memastikan manfaat program dirasakan secara maksimal oleh warga. Apabila ditemukan ketidaksesuaian teknis dalam proses distribusi, kami segera melakukan langkah penyelesaian agar masyarakat tidak dirugikan,” ujarnya saat pertemuan di Balai Desa Bangsri.
Aldino juga mengapresiasi partisipasi aktif warga Desa Bangsri. Menurutnya, keberhasilan program BSPS tidak terlepas dari semangat gotong royong serta keterbukaan di tingkat pelaksana.
Sementara itu, Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian PKP, Adi Sucipto, menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan bantuan stimulan.
Ia mengingatkan bahwa bantuan senilai Rp 20 juta per unit rumah, yang dialokasikan untuk material bangunan dan upah tenaga kerja, harus dikelola secara akuntabel.
“Kami hadir untuk meluruskan hal-hal yang kurang tepat di lapangan. Prinsipnya, bantuan harus diterima secara utuh oleh masyarakat yang berhak. Ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar membantu dengan tulus dan tidak mengurangi hak penerima manfaat,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Geyer menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan para pendamping program.
Camat Geyer, Oetojo, berharap komunikasi lintas elemen terus ditingkatkan agar proses administratif dan teknis ke depan berjalan lebih lancar tanpa kendala.
Dengan pengawasan yang ketat dan evaluasi berkala, Program BSPS diharapkan terus menjadi pilar utama pemerintah dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah secara transparan dan berintegritas di berbagai daerah. (int)
Editor : Zainal Abidin RK