GROBOGAN – Selama tahun 2025 angka gangguan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kantibmas) di Kabupaten Grobogan turun dibandingkan tahun 2024.
Tahun 2024 ada 348 kejadian dan tahun 2025 ada 325 kejadian atau turun 6,6 persen atau 23 kejadian.
”Turunya gangguan kantibmas ini karena kami rutin patroli ke masyarakat,” kata Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto.
Dari gangguan kantibmas ini, juga diimbangi dengan naiknya tindak pidana ringan (tipiring) sebesar 59 persen tahun 2025.
Rincianya tahun 2024 ada 61 kasus dan tahun 2025 ada 157 kasus atau naik 97 kasus.
Sedangkan gangguan ketertiban turun 14 persen atau 33 kejadian. Rincianya tahun 2024 ada 226 kejadian dan tahun 2025 ada 103 kejadian.
Sementara untuk bencana ada penurunan 15 persen atau tiga kejadian. Tahun 2024 ada 19 bencana dan tahun 2025 ada 16 bencana.
”Selama tahun 2025 kejadian menonjol Satreskrim Polres Grobogan berhasil mengamankan dua pelaku pencurian mobil pick up warga putih di lokasi parkir Babalu Café di Jalan Gajah Mada Purwodadi. Dua pelak ini BBS dan IEH,” ujarnya.
Selain itu, kejadian menonjol lainya kejadian orang tenggelam ada 16 kasus. Penyebabnya 10 kasus tidak bisa berenang, terpeleset 3 kasus, epilepsy 1 kasus, autis 1 kasus dan minuman keras (miras) 1 kasus.
Sedangkan kejadian orang kesetrum jebakan tikus ada 11 kasus. Diantaranya 5 kasus di sawah, 5 kasus di rumah dan 1 kasus di pohon.
Kasus kebakaran selama Tahun 2025 ada 79 kasus kebakaran. Rincianya 57 kasus karena korsleting listrik, 4 kasus kompor gas, 6 kasus bediang sapi, 4 kasus karena tungku kayu bakar.
Penyebab lainya karena obat nyamuk, bensin eceran, obor untuk membersihkan sarang laba-laba, lampu teplok, korsleting mobil, konsleting genset, korsleting freezer putung rokok , percikan mesin conventor SPBE..
Sementara itu, kasus kejahatan narkoba ada peningkatan penangananya ada 33 kasus penanaganan.
Dari kasus itu, ada 46 tersangka. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu-sabu ada 24,85 gram, ganja 345,38 gram, tembakau gorila 66,31 gram, extasy 66,31 butir dan obat keras ada 2.147 butir.
”Upaya pencegahan yang dilakukan dengan 224 kegiatan Binluh oleh Satbinmas, 87 kegiatan Binluh oleh Satnarkoba dan pembentukan 23 kampung tangguh bebas Narkoba. Selama periode Tahun 2025 Poles Grobogan telah menyelamatkan 2.552 jiwa,” tandasnya. (mun)
Editor : Ali Mustofa