GROBOGAN – Perayaan natal di Gereja Kristen Jawa Grobogan diramaikan dengan hadirnya dua Pohon Natal dari buah-buahan.
Pohon setinggi tiga meter tersebut ditaruh di depan gereja untuk foto selfie dilengkapi dengan banku serta ornament kerajinan dari bamboo dengan tulisan “Sugeng Natal Tahun 2026”.
Pohon Natal dirangkai dengan buah Nanas, jeruk panjang, kacang panjang dan pisang putri.
Sedangkan pohan Natal kedua ditaruh di dalam gereja dekat mimbar juga dengan tinggi tiga meter dengan buah nanas, rambutan, pisang dan jeruk.
Ratusan jamaah yang mengibadah Natal khusuk saat memanjatkan doa dan merayakan Natal bersama keluarga, saudara dan jamaan.
Jamaah penuh dari dalam sampai dengan luar gereja yang sudah dipasang tenda.
Panitia GKJ juga sudah menyediakan makanan dengan prasmanan. Mereka kompak memakai adat jawa dan perempuan memakai kebaya.
Tidak hanya ummat Kristen, tetapi juga ibu-ibu tetangga sekitar yang beragama Islam dengan memakai kerudung juga membantu dalam menyediakan makanan prasmanan.
Prosesi masak tersebut sebagai toleransi umat beragama di sekitar lingkungan gereja di Jalan D.I. Panjaitan Purwodadi.
Pengurus GKJ Purwodadi Hendi Wijaya mengatakan, pemakaian buah-buahan sebagai pohon natal untuk kembali ke alam.
Kemudian juga melestarikan budaya jawa untuk masa modern sekarang. .
”Natal ini diharapkan agar bisa kembali ke alam dan merawat alam dan menjaganya.,” kata Hendi Wijaya.
Dikatakan, sesuai dengan tema natal kali ini. Yaitu “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”,. Bahwa keluarga adalah jantung kehidupan berbangsa.
Dari rumah-rumah yang utuh dan penuh kasih, lahir gereja yang kuat, masyarakat yang rukun, dan Indonesia yang berpengharapan.
”Diharapkan dengan natal kali ini diharapkan untuk selalu menjaga rasa toleransi dan tidak mudah percaya dengan berita hoax yang saat ini sering di dengar,” ujarnya. (mun)
Editor : Ali Mustofa