Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ditolak Warga Krajan, Pembangunan Saluran Irigasi Air Tanah ke PT Pungkok Dihentikan

Sirojul Munir • Selasa, 2 Desember 2025 | 23:26 WIB
BERIKAN PENJELASAN – Kepala Desa Mangunrejo Muslih (dua dari kiri) bersama management PT Pungkok Indonesia memberikan penjelasan kepada warga dalam sosialisasi pembangunan saluran air tanah
BERIKAN PENJELASAN – Kepala Desa Mangunrejo Muslih (dua dari kiri) bersama management PT Pungkok Indonesia memberikan penjelasan kepada warga dalam sosialisasi pembangunan saluran air tanah

GROBOGAN – Polemik pembangunan saluran air bawah tanah di Dusun Krajan, Desa Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon akhirnya dihentikan setelah ada rapat petemuan dengan warga serta PT Pungkok Indonesia di Balai Desa Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon, Selasa (2/12).

Hasil rapat tersebut pekerjaan pembangunan saluran air bawah tanah di Dusun Krajan ke PT Pungkok Indonesia dihentikan karena warga menolaknya.

”Pertemuan warga Dusun Krajan tidak sepakat dan tidak dilanjutkan. Regulasi yang jelas harus izin ketentuan administrative perizinan dan keamanan harus dipenuhi,” kata Kepala Desa Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon Muslih usai pertemuan dengan warga.

Pertemuan warga tersebut dihadiri dari management PT Pungkok Indonesia, Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto, perwakilan Koramil Pulokulon, Kecamatan Pulokulon, perangkat Desa dan warga Desa Mangunrejo.

Dikatakan, dalam pembuatan saluran air bawah tanah ke PT Pungkok Indonesia bertujuan untuk saling menguntungkan dari Desa Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon untuk suplai air. Yaitu untuk kemakmuran warga dan Desa Mangunrejo.

”Jika memang tokoh dan masyarakat tidak sepakat tidak kami lanjutkan. Tetapi jika sepakat maka akan dilanjutkan. Yang jelas Desa Mangunrejo akan sosialisasi kepada warga yang akan ketempatan mau,” terang dia.

Dia menambahkan, bahwa di Desa Mangunrejo ada 10 dusun yang dipilih untuk melakukan pengambilan air bawah tanah. Jika ada Dusun yang mau menerima kemanfaatan.

”Pemanfaatan air bawah tanah di Dusun Krajan hentikan dan akan mencari sumber air baru di Dusun lain,” terang dia.

Asisten Manager PT Pungkok Indonesia Haydar Aathief menyampaikan dalam sosialisasi kepada warga Desa Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon kebutuhan air bawah tanah digunakan kebutuhan air bersih di pabrik Pungkok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari. Air bersih tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk fasilitas 724 toilet.

”Air yang kami gunukan untuk memenuhi kebutuhan 13 ribu karyawan PT Pungkok Air  bersih yang kami butuhkan setiap hari ada  200 meter kubik,” ujarnya.

Dalam pengambilan air bawah tanah nanti akan dilakukan secara terjadwal berkala dan tidak diambil 24 jam tuk jaga sumber daya air. Kemudian dilakukan evaluasi rutin. Selain itu, dibuat dua saluran air dibuat dua cabang.

”Fungsinya masyarakat ambil air tersebut tidak hanya pungkok. Tapi juga untuk warga.  Kami tidak mengganggu hak warga sekitar,” terang dia.

Ali warga Dusun Krajan Desa Mangunrejo menyatakan, pengambilan air dari Dusun Krajan sebagian besar warga tidak ada sosialisai dan tidak dihubungi secara langsung. Sehingga merasa tidak ada komunikasi dan langsung dibangun pipa penyaluran air bawah tahan.

”Warga krajan walau bagaimanapun. Tetap menolak. Warga lingkungan setempat ada titik bor airnya,” terang dia.

Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto pembangunan bisa dilakukan ketika izin dari semua warga bisa dipenuhi. Sehingga  perizinan harus diselesaikan dari tingka bawah sampay  ke tingkat atas atau Kabupaten.

”Perizinan harus clear dulu. Jadi SOP tuk langkah langkah diambil. Pekerjaan disosialisasikan kembali. Kami daro Polsek Pulokulon bisa berjalan dengan baik kerjasama bersama. Ada kesepakatan yang disepakati jangan ada keterpaksaan,” tandasnya. (mun)

Editor : Mahendra Aditya
#Warga Tolak Pembangunan Saluran #PT Pungkok Indonesia #Desa Mangunrejo #Saluran Air Bawah Tanah