Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Warga Grobogan Terdampak Insiden Kebakaran di Hong Kong, Kini Masih Pencarian

Intan Maylani Sabrina • Senin, 1 Desember 2025 | 20:12 WIB

 

Pemadam Kebakaran Hong Kong saat memadamkan api di Tai Po, Rabu (26/11).
Pemadam Kebakaran Hong Kong saat memadamkan api di Tai Po, Rabu (26/11).

GROBOGAN – Insiden kebakaran yang terjadi di kawasan Tai Po, Hong Kong, Kamis waktu setempat, turut menimpa dua pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jawa Tengah. Satu di antaranya adalah warga Kabupaten Grobogan, CPMI Yasmiati, yang hingga kini masih dalam proses pencarian.

Informasi tersebut dibenarkan Disnakertrans Grobogan saat mendapatkan konfirmasi dari PT Pelita Karya Juhari (PKJ), perusahaan penempatan yang menangani kedua pekerja tersebut.

Sementara satu korban lainnya, PMI Supartini asal Pati, telah ditemukan pada Jumat pagi. Ia langsung mendapat penanganan intensif di rumah sakit setempat dan kini dirawat di ruang ICU.

PKJ juga memastikan bahwa sejak hari kejadian, agency mitra di Hong Kong bertindak cepat memberikan laporan resmi kepada otoritas Hong Kong, KJRI Hong Kong, dan keluarga masing-masing pekerja.

Update rutin terus dikirimkan agar perkembangan kondisi para korban tidak menimbulkan simpang siur informasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan, Teguh Harjokusumo, membenarkan bahwa salah satu korban adalah warga Desa Guyangan, Godong, Grobogan, yang berangkat melalui jalur penempatan PKJ.

“Laporan resmi dari PKJ yang kami terima menyebut CPMI Yasmiati masih dalam proses pencarian. Semua pihak di Hong Kong—agency, otoritas setempat, tim medis, dan KJRI—terlibat aktif dalam proses ini,” ujarnya.

Teguh menjelaskan, PKJ juga menyampaikan bahwa pihak perusahaan bersama kantor cabang sudah menggelar doa bersama sejak kemarin sebagai bentuk dukungan bagi kedua PMI yang terdampak.

Setiap informasi terbaru, kata Teguh, akan terus dikirimkan kepada keluarga dan pemerintah daerah agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Ia menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menerima dan menyebarkan kabar terkait kejadian tersebut.

"Kami mengimbau agar tidak ada pihak yang menyebarkan foto, video, atau narasi yang belum terverifikasi. Kami ingin memastikan keluarga korban tidak semakin cemas akibat informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Teguh memastikan Disnakertrans Grobogan akan terus melakukan komunikasi intensif dengan PKJ hingga proses pencarian Yasmiati tuntas.

“Kami berharap yang terbaik dan kelancaran upaya pencarian Ibu Yasmiati. Semoga semua PMI kita, di mana pun berada, selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya. (int)

Editor : Zainal Abidin RK
#PMI #grobogan