GROBOGAN – Empat guru asal Kabupaten Grobogan menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Jawa Tengah 2025.
Mereka berhasil masuk tiga besar terbaik di tingkat provinsi setelah melewati seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah.
Keempatnya adalah Ahmad Kusaini dari SD Negeri 2 Mangin yang meraih tiga besar kategori GTK Transformatif Guru SD, Dona Agus Setiawan dari SD Negeri 3 Nambuhan sebagai tiga besar GTK Transformatif Kepala SD, Purwanti dari SMP Negeri 2 Wirosari pada kategori GTK Dedikatif Guru SMP, dan Erna Sulistianingrum dari SMP Negeri 4 Satu Atap Pulokulon yang sukses menjadi tiga besar GTK Dedikatif Kepala SMP.
Dari keempat guru berprestasi tersebut, Erna Sulistianingrum akan melangkah lebih jauh mewakili Jawa Tengah di ajang Apresiasi GTK tingkat nasional.
Pengumuman hasil seleksi disampaikan secara resmi oleh BBGTK Jawa Tengah pada 7 November 2025.
Penilaian dilakukan melalui serangkaian tahapan mulai dari seleksi administrasi, asesmen karya inovatif, hingga wawancara dengan dewan juri yang terdiri dari unsur akademisi, praktisi pendidikan, dan pejabat teknis.
Sebanyak 560 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah mengikuti ajang ini, dan hanya tiga peserta terbaik di tiap kategori yang berhasil menembus puncak penilaian.
Kegiatan Apresiasi GTK merupakan bentuk penghargaan kepada guru, kepala sekolah, dan penggerak komunitas belajar yang dinilai berkontribusi besar dalam memajukan pendidikan.
Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung semangat “GTK Hebat, Indonesia Kuat” yang menekankan pentingnya peran pendidik dalam menciptakan transformasi pembelajaran di sekolah.
Kepala Bidang PMPTK Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan Sudrajat Dangu Asmoro, menyampaikan kebanggaan atas capaian para pendidik daerahnya.
Ia mengatakan keberhasilan empat guru Grobogan di tingkat provinsi menjadi bukti nyata komitmen guru daerah dalam berinovasi dan mengembangkan kualitas pembelajaran.
“Empat guru kita berhasil masuk tiga besar provinsi dan satu di antaranya melaju ke tingkat nasional. Ini prestasi yang membanggakan bagi Grobogan dan semoga menjadi inspirasi bagi pendidik lain untuk terus berinovasi,” ujar Sudrajat.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan akan terus memberikan dukungan kepada para pendidik agar dapat meningkatkan kompetensi dan kualitasnya melalui pelatihan, forum berbagi praktik baik, serta kegiatan penguatan profesionalisme guru di berbagai jenjang.
Apresiasi GTK 2025 juga menjadi wadah bagi guru untuk menunjukkan dedikasi dan inovasi mereka, terutama dalam konteks pembelajaran yang berorientasi pada profil pelajar Pancasila serta penguatan karakter di sekolah.
Penilaian dilakukan secara terbuka, objektif, dan transparan, dengan menekankan portofolio karya dan dampak nyata di satuan pendidikan masing-masing.
Sebagai puncak kegiatan, penyerahan piala dan piagam penghargaan bagi para pemenang akan digelar pada 18 hingga 20 November 2025 di Surakarta, bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Guru Nasional.
Para pemenang dari seluruh kategori akan hadir dalam agenda penghargaan sekaligus mengikuti forum berbagi praktik baik bersama guru-guru terbaik dari seluruh Jawa Tengah.
Sudrajat menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan potensi besar guru-guru Grobogan yang mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional.
“Kami berharap, apa yang diraih para guru ini menjadi pemacu semangat baru bagi dunia pendidikan Grobogan. Mereka adalah contoh nyata bahwa dedikasi dan kerja keras selalu berbuah hasil,” tutupnya.
Dengan keberhasilan ini, Grobogan kembali menegaskan diri sebagai salah satu daerah dengan pendidik yang tangguh, inovatif, dan berdedikasi tinggi untuk memajukan pendidikan Indonesia dari akar rumput. (int)
Editor : Mahendra Aditya