RADAR KUDUS - PROGRAM Ketahanan Pangan Polri dengan menanam jagung diwujudkan oleh Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono.
Program tersebut sebagai keteladanan dan inisiatif nyata dalam mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan tanam jagung bersama petani. Hal itu, dibarengi peran aktif dalam membangun sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat pertanian.
Dengan turun langsung ke lahan dan menggunakan alat tanam tradisional bersama petani di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh.
Kemudian penanaman jagung serentak bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.penanaman jagung secara serentak di lahan perhutanan sosial pada Rabu (9/7/2025).
Kegiatan terpusat dilaksanakan di Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Kegiatan itu, juga diikuti Ketua Komisi IV DPR RI Titik Soeharto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Pejabat Utama Mabes Polri, serta sejumlah tamu undangan dari lintas instansi terkait.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penanaman serentak kuartal ketiga tahun 2025, yang menandai langkah besar Polri dalam mendukung program pemerintah serta mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan perhutanan sosial.
Atas keberhasilan tersebut Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto mendapatkan penghargaan Radar Kudus Award Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Blora, Jumat (17/10/2025) lalu.
Penghargaan diberikan secara langsung Direktur Jawa Pos Leak Kustiya dan Direktur Radar Kudus Baehaqi diserahkan kepada Kapolres Grobogan diwakili Plt Kasi Humas Ipda Arif Suryanto.
Langkah nyata mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa aparat kepolisian bisa hadir sebagai bagian dari solusi kesejahteraan rakyat, tidak hanya dalam keamanan, tetapi juga pangan.
Inisiatif Kapolres dalam mendukung program swasembada jagung tidak hanya memberi kontribusi pada sektor pertanian, tapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan moral kolektif petani, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor di tingkat lokal.
Kapolres Grobogan menjadi teladan aparat yang mendekatkan kepolisian dengan rakyat, bukan hanya dalam pengamanan, melainkan dalam urusan hidup dasar masyarakat: pangan, lahan, dan produksi lokal.
”Program ketahanan pangan juga mendukung program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melakukan penanaman jagung secara serentak di lahan perhutanan sosial pada Rabu tanggal 9 Juli Tahun 2025 lalu di Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan,” kata Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto.
Program penanaman jagung tersebut juga mendukung Polri memiliki target untuk bisa menanam 1 juta hektare hingga akhir tahun 2025. Pemanfaatan lahan untuk dijadikan area pertanian jagung bukan hanya menciptakan nilai ekonomi. Namun, juga menjadi bentuk kontribusi aktif kepolisian dalam mendukung program nasional ketahanan pangan di tengah dinamika sosial ekonomi masyarakat.
“Polres Grobogan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian melalui pendekatan inovatif dan berbasis komunitas. Program ini bukan hanya tentang hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan, keberlanjutan, dan kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Keberhasilan Polres Grobogan ini semakin istimewa karena harus bersaing dengan puluhan Polres lainnya dari seluruh Indonesia yang mengusung berbagai inisiatif dalam bidang pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
Program ekosistem pertanian jagung yang diinisiasi Polres Grobogan dinilai mampu menciptakan model pertanian yang dapat dijadikan contoh di wilayah lain.
Inovasi di sektor pertanian menjadi salah satu indikator yang dibutuhkan dalam membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk tujuan jangka panjang.
Polres Grobogan bertekad menjadikan program pertanian khususnya jagung untuk menyatukan kepolisian dan warga dalam membangun kemandirian pangan serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal. (mun)
Editor : Mahendra Aditya