RADAR KUDUS - PERUMDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kawasan industri.
Tahun ini, pembangunan jaringan instalasi pipa air bersih dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Unit Tegowanu menuju kawasan industri di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, ditargetkan rampung pada September 2025.
Direktur Perumda Purwa Tirta Dharma Grobogan Myra Heltyani mengatakan, bahwa jaringan pipa tersebut dibangun untuk mendukung investasi di tiga titik lokasi di kawasan industri Sugihmanik.
”Untuk tahap awal, kapasitas yang dialirkan sebesar 10 liter per detik. Ini disesuaikan dengan kebutuhan saat ini, karena baru satu dari tiga perusahaan yang memulai tahap pembangunan,” kata Myra
Jaringan pipa ini mengambil sumber air dari saluran Bendungan Klambu–Kudu, yang kemudian diolah di IPA Tegowanu. Jarak antara IPA Tegowanu ke Desa Sugihmanik sekitar lima kilometer.
Menurutnya, pembangunan jaringan ini tidak menggunakan dana dari APBD Grobogan. Sebaliknya, seluruh pembiayaan sebesar Rp 1,1 miliar berasal dari kas internal Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan.
”Dengan menggunakan cash flow perusahaan, Perumdam bisa melakukan ekspansi tanpa membebani APBD. Ini bentuk efisiensi dan kemandirian perusahaan daerah,” imbuhnya.
Ke depan, apabila seluruh investasi dan aktivitas industri di Sugihmanik telah berjalan penuh, kapasitas air bersih akan ditingkatkan menjadi 50 liter per detik. Namun, untuk mencapai kapasitas tersebut, dibutuhkan pembangunan IPA baru.
“Saat ini IPA Tegowanu sudah beroperasi maksimal di kapasitas 10 liter per detik. Untuk peningkatan signifikan, diperlukan investasi jangka panjang berupa pembangunan IPA baru,” terang dia.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong percepatan pertumbuhan industri dan membuka lapangan kerja baru di wilayah Barat Grobogan. (mun)
Editor : Mahendra Aditya