Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tolak Dipeluk Biduan Dianiaya Keluarga dan Seniman Grobogan Laporkan Pelaku Penganiayaan Biduan

Sirojul Munir • Senin, 20 Oktober 2025 | 17:43 WIB
DIRAWAT: Biduan warga Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon dirawat di RS Yakkum Purwodadi jadi korban pemukulan saat manggung di Jagalan, Purwodadi.
DIRAWAT: Biduan warga Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon dirawat di RS Yakkum Purwodadi jadi korban pemukulan saat manggung di Jagalan, Purwodadi.

 

GROBOGAN – Keluarga korban dan seniman di Kabupaten Grobogan melaporkan kejadian atas penganiayaan kepada biduan dangdut Erika Rizky Diana Apriani, 23 warga Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon saat manggung di lingkungan Jagalan, Kelurahan/Kecamatan Purwodadi, Jumat malam (17/10).

Aksi penamparan tersebut viral dibeberapa media sosial tik tok dengan penonton ribuan.

Aksi penamparan tersebut dengan durasi video 20 detik tersebut terlihat seorang pakai topi menampar biduan saat sedang duduk.

Aksi tersebut dibarengi dengan aksi menantang dari pria untuk melaporkan kasus tersebut ke polisi.

”Laporno polisi, tak nteni sesok (Laporkan ke polisi, saya tunggu besok),” ujar pria paruh baya itu yang terekam dalam video.

Usai melakukan penamparan kepada korban, pria tersebut terlihat ditenangkan oleh anggota TNI dan dibawa untuk turun ke bawah.

Akibat dari kejadian tersebut sang biduan langsung terkapar sakit dan alami memar di wajah.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan oleh Priyamun ayah korban ke Polres Grobogan.

Dalam laporan dugaan tindak pidana penganiayaan itu dilakukan di rumah Darmi di lingkungan Jagalan Selatan, Kelurahan/Kecamatan Purwodadi.

Kejadian terjadi pada Jumat malam (17/10). Terduga pelaku dengan inisial B.

Saat itu, B sedang melakukan saweran kepada biduwan. Namun, dari biduwan tidak mau dipeluk oleh B.

Selanjutnya B kemudian menduduki tempat Erika duduk, sehingga Erika duduk di kursi lain. Kemudian dilakukan penamparan biduwan.

”Saat mau dipeluk dari depan, tapi (biduan) mundur, lalu duduk. Sebenarnya ditamparnya dua kali, tapi yang terekam hanya sekali,” kata Priyamun.

Saat ini, korban sedang dirawat di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi. Usai laporan Priyamun mendesak Polres Grobogan segera menindaklanjuti laporan tersebut dan meminta pelaku segera diadili.

Kejadian itu, menjadikan Ketua Seniman Grobogan Hardono ikut prihatin. Pihaknya bersama dengan seniman di Kabupaten Grobogan juga akan melakukan audiensi dan meminta agar pelaku diamankan. Sebab, sudah melakukan penganiayaan.

”Besok pagi (hari ini Red) kami mau ke Polres Grobogan untuk laporan sekaligus audiensi keprihatinan atas kejadian penamparan biduan Grobogan,” kata Hardono.

Dalam kesempatan itu, pihaknya para seniman di Kabupaten Grobogan akan mengawal kasus tersebut sampai selesai.

Sehingga kasus penamparan bisa diselesaikan dan pelaku ditangkap. Kemudian kejadian penamparan biduan di atas panggung tidak terulang lagi.

”Saya dengar tadi terduga pelaku B sudah dipanggil Polres Grobogan untuk diminta keterangan. Kami berharap kasus bisa ditangani sampai selesai,” terang dia. (mun)

Editor : Ali Mustofa
#lapor polisi #kekerasan #biduan