GROBOGAN - Penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi 789 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 di Gedung Serba Guna Dewi Sri Purwodadi, Selasa (9/9), berlangsung meriah.
Tak hanya menjadi momentum penting bagi para aparatur, acara ini juga membawa berkah bagi sejumlah perwakilan ojek online (ojol) yang turut hadir.
Sebelum menerima bantuan, para ojol diajak berinteraksi dengan Bupati Grobogan Setyo Hadi, Wakil Bupati Sugeng Prasetyo, Sekda Anang Armunanto, Wakil Ketua DPRD Supardi serta Direktur Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah Ony Suharsono.
Mereka diberikan pertanyaan ringan seputar pengetahuan umum. Suasana pun mencair, dipenuhi tawa dan tepuk tangan saat para ojol berusaha menjawab pertanyaan.
Setelah itu, perwakilan ojol menerima bantuan berupa 100 paket sembako, dua unit sepeda gunung, dan tabungan Bima. Panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta acara berupa satu unit sepeda gunung, satu mesin cuci, satu dispenser, serta tiga kipas angin.
Pemimpin Cabang Bank Jateng Purwodadi, Woro Handayani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi Bank Jateng dengan pemerintah daerah, tidak hanya dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan aparatur, tetapi juga dalam memperhatikan masyarakat luas.
“Bank Jateng selalu berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Melalui layanan inklusif, program pemberdayaan, dan dukungan pembiayaan pembangunan, kami siap berjalan berdampingan dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran ojol dalam acara ini adalah simbol kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Di tengah acara tersebut, Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo juga menyuarakan pentingnya menjaga suasana kondusif di tengah keberagaman masyarakat Grobogan.
“Mari bersama-sama menghindari provokasi, adu domba, maupun tindakan anarkis. Kita wujudkan Grobogan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan dengan semangat guyub rukun, Mbangun Ndeso Noto Kuto,” tegasnya.
Dengan kehadiran ojol yang mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan para pemimpin daerah menambah warna tersendiri, menjadikan momentum ini bukan hanya seremoni, tetapi juga ruang kebersamaan bagi semua elemen masyarakat. (int)
Editor : Mahendra Aditya