GROBOGAN – Nasib nahas menimpa Alif Fianto,22, seorang pekerja swasta asal Dusun Coran, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.
Laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terhimpit bodi sebelah kanan truk Mitsubishi Colt Diesel/FE104 di sebuah gudang jagung di Dusun Semen, Desa Sidorejo, Sabtu siang (6/9).
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.55 WIB dan dilaporkan ke pihak berwajib tak lama kemudian. Truk yang digunakan adalah Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi K 8547 CS. Diduga, truk dalam keadaan menyala saat kejadian.
Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto menyebutkan, bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh Darso, 46, warga Dusun Waduk, yang datang ke gudang milik Rudi Gunawan, 38, warga setempat.
Saat hendak mengambil timbangan, Darso melihat truk dalam kondisi menyala dengan roda kanan belakang berputar, dan di sisi kanan kendaraan, tubuh korban tampak terjepit dalam posisi berdiri menghadap ke depan.
“Saksi masuk lewat pintu kiri, mematikan mesin, lalu segera memanggil pemilik gudang,” kata AKP Danang Esanto.
Setelah dilaporkan warga sekitar yang mengetahui kejadian pun turut membantu mengangkat bodi truk untuk mengevakuasi korban.
Korban segera dilarikan ke Klinik Kusuma Wardani di Jatiharjo. Namun, dokter yang memeriksa menyatakan korban telah meninggal dunia.
Tim Inafis dari Polres Grobogan bersama anggota Polsek Pulokulon langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Pemeriksaan luar terhadap jenazah dilakukan oleh dokter jaga di klinik tersebut.
Barang buki berupa 1 unit Mitsubishi Colt Diesel/FE104 (4B), Nopol K 8547 CS dan BPKB dan kunci kontak kendaraan telah diamankan petugas.
Dari kejadian tersebut telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi serta melakukan visum luar terhadap korban. Kemudian mnyelidiki penyebab pasti kejadian.
”Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Dugaan sementara, korban terjepit saat kendaraan dalam kondisi berjalan atau tergelincir tanpa pengemudi,” terang dia. (mun)
Editor : Mahendra Aditya