GROBOGAN – Operasi Patuh Candi 2025 yang digelar Polres Grobogan mengedepankan pendekatan humanis dengan fokus pada edukasi dan pelayanan.
Salah satu sasaran utama operasi kali ini adalah penertiban administrasi.
Meski mendapati sejumlah pengendara yang belum membayar pajak, petugas tidak langsung memberikan sanksi tilang.
Sebaliknya, mereka diarahkan untuk membayar pajak secara langsung melalui layanan Samsat Keliling yang telah disiapkan di lokasi.
"Untuk pajak kendaraan tidak dilakukan penilangan. Namun, petugas dari Samsat mengarahkan wajib pajak untuk langsung membayar di mobil Samsat Keliling. Tadi, ada tujuh orang yang bersedia langsung melunasi tunggakan pajaknya di tempat," ujar Kaurmintu Satlantas Polres Grobogan, Ipda Joko Susilo.
Operasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Satlantas Polres Grobogan, Jasa Raharja, dan Samsat Grobogan.
Selain memberi pelayanan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu.
"Fokus kami bukan pada penindakan, tapi lebih kepada edukasi. Ini adalah upaya untuk menanamkan budaya tertib administrasi di masyarakat," lanjut Joko.
Jika ditemukan kendaraan yang mendekati masa jatuh tempo pajak atau sudah lewat, pemilik akan diarahkan membayar langsung di lokasi operasi.
Dengan cara ini, diharapkan masyarakat lebih sadar dan patuh dalam memenuhi kewajibannya.
"Ini bentuk pelayanan sekaligus edukasi. Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kewajiban pajak, dan kami bantu mempermudah prosesnya langsung di lapangan," pungkasnya. (int)
Editor : Mahendra Aditya