Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Puluhan SMP di Grobogan Masih Kekurangan Siswa, Siapkan SPMB Gelombang Kedua

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 27 Juni 2025 | 01:46 WIB
SELEKSI: Pelaksanaan SPMB SMP yang berlangsung di SMPN 1 Grobogan.
SELEKSI: Pelaksanaan SPMB SMP yang berlangsung di SMPN 1 Grobogan.

GROBOGAN – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2025/2026 di Kabupaten Grobogan belum sepenuhnya rampung.

Hingga penutupan pendaftaran pada Kamis (26/6) malam, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan mencatat masih banyak sekolah negeri yang belum memenuhi kuota penerimaan siswa baru.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Grobogan, Putri Harjani, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara, terdapat sedikitnya 53 SMP yang belum terpenuhi daya tampungnya.

Jumlah tersebut kemungkinan masih bisa bertambah, mengingat proses rekapitulasi data masih berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, kekurangan jumlah siswa terjadi di hampir seluruh wilayah, baik di pusat kota maupun daerah pinggiran.

Salah satu contoh sekolah di wilayah perkotaan yang belum penuh adalah SMP Negeri 7 Purwodadi.

Sekolah ini memiliki sembilan rombongan belajar dengan total daya tampung 288 siswa, namun hingga penutupan pendaftaran baru terisi 231 siswa.

Kekosongan serupa juga ditemukan di SMP Negeri 1 Toroh yang memiliki jumlah rombel sama. Sekolah tersebut saat ini baru menerima 269 siswa.

Sementara itu, di wilayah timur Grobogan, SMP Negeri 3 Kradenan bahkan masih memiliki banyak kekosongan. Dari total kuota sebanyak 192 siswa, baru terisi 112 siswa.

Putri menjelaskan bahwa kondisi ini menjadi perhatian. Untuk mengatasi kekosongan tersebut, Dinas Pendidikan membuka kemungkinan digelarnya pendaftaran gelombang kedua.

Namun, pelaksanaannya masih akan dibahas lebih lanjut bersama tim teknis dan juga berkonsultasi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPPMP).

Menurutnya, pembukaan gelombang kedua dimungkinkan selama masih sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) penerimaan siswa baru.

Ia menambahkan bahwa dari empat jalur pendaftaran yang tersedia, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, jalur domisili menjadi jalur yang paling banyak menyisakan kursi kosong.

Hal ini menunjukkan bahwa distribusi calon siswa di sekitar sekolah belum merata, dan beberapa wilayah mungkin mengalami penurunan jumlah lulusan SD atau pergeseran minat masyarakat terhadap sekolah-sekolah tertentu.

Meski demikian, pihaknya optimistis jumlah pendaftar akan terus bertambah dalam waktu dekat.

Disdik juga tengah menyusun strategi agar sekolah-sekolah yang masih kekurangan siswa tetap dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan efektif pada tahun ajaran baru nanti. (int)

Editor : Mahendra Aditya
#SPMB Jateng #spmb jatengprov go id #grobogan #SPMB Jateng 2025 #smp #spmb grobogan #disdik #spmb