Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ratusan Rumah di Sukorejo Grobogan Kebanjiran Akibat Tanggul Sungai Renggong Jebol

Redaksi Radar Kudus • Senin, 19 Mei 2025 | 15:29 WIB

 

TERENDAM BANJIR: Anggota Polsek Tegowanu melakukan pengawasan di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu.
TERENDAM BANJIR: Anggota Polsek Tegowanu melakukan pengawasan di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu.
GROBOGAN – Hujan deras pada Sabtu malam (17/5) lalu dan kiriman air dari hulu tanggul sungai renggong jebol.

Panjang jebolan sekitar 15 meter dan menggenagi sawahan dan banjir di tiga dusun yakni Dusun Jetak, Dusun Kedokombo dan Dusun Jati Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu.

”Ketinggian air yang masuk ke area rumah warga mencapai 50 centimeter sampai satu meter,” kata Kepala BPBD Grobogan Wahyu Tri Darmawanto.

Dari banjir di Desa Sukorejo di Dusun Jetak ada 70 rumah, Dusun Kedukombo ada 130 rumah dan Dusun Jati ada 150 Rumah.

Dari bencana banjir tersebut telah dibuatkan dapur umum di Dusun Jetak untuk membantu Dusun Grajekan dan dusun Jetak dengan total 162 KK.

Selain area rumah warga, banjir juga menggenangi persawahan yang terdampak banjir akibat jebolnya sungai renggong. Total ada 252 hektare.

Banjir jebolnya tanggul sungai Renggong juga terdampak di Desa Kecamatan Tegowanu berada Desa Tanggirejo, Desa Sukorejo.

Kemudian Kecamatan Tanggungharjo di Desa Sugihmanik dan Kecamatan Gubug di Desa Penadaran.

”Banjir menggenangi di Desa Tanggirejo, Kecamatan menggenani jalan desa dan 42 rumah warga di Dusun Kedungwungu RT01,RT02 RW01 dengan ketinggian air 30-50 centimeter dan air sudah surut,” ujarnya.

Sedangkan banjir di Kecamatan Tanggungharjo ada di Desa Sugihmanik menggenangi jalan desa dan beberapa rumah warga di Dusun Rejosari RT02 RW07 dan dengan ketinggian air 20-40 centimeter ada 7 Rumah / KK di dusun Randusari Rt 01/RW 08. Kondisi banjir sudah surut.

Sementara di Kecamatan Gubug ada di Desa Penadaran karena meluapnya air sungai Tuntang. Ada di  Dusun Penadaran, Dusun Tempel dan Dusun Kedungkakap.

Untuk menanggulangi tim TRC bersama relawan PB BPBD dan warga masyarakat bersiaga dan kerja bakti peninggian tanggul sungai Tuntang di dusun mintreng desa Baturagung Kecamatan Gubug.

“Tim TRC melakukan pemantauan kondisi tanggul sungai di dusun Mlati Desa Tinanding Kecamatan Godong dan penyaluran kasang untuk peninggian tanggul,” terang dia.

Saat ini ada tanggul sepanjang 100 meter dalam keadaan kritis di Desa Tinanding, Kecamatan Godong.

Kemudian ada empat titik tanggul kritis ada di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug.

Yakni titik kritis bekas jebolan tanggul panjang 50 meter, satu titik kritis di sebelah bekas jebolan tanggul panjang 50 meter, satu titik kritis bekas longsoran tanggul  panjang 50 meter dan satu titik kritis panjang 100 meter.

”Untuk Desa Sukorejo kecamatan Tegowanu ada satu titik jebolan tanggul kiri sungai renggong Panjang 20 meter, lebar 6 meter, kedalaman 5 meter dan 3 titik tanggul kritis sebelah utara sebelum titik jebol tanggul, tanggul sungai tersisa hanya 50 centimeter,” tandasnya. (Sirojul Munir)

 

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #banjir #air sungai #jalan desa #BPBD