Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Boyong Grobog Hari Jadi ke-299, Bupati Setyo Hadi: Grobogan Bisa Gemah Ripah Lohjinawi Noto Tentrem Raharjo

Sirojul Munir • Selasa, 4 Maret 2025 | 17:47 WIB

 

SERAHKAN GROBOG: Bupati Grobogan Setyo Hadi dan Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo menyerahkan kotak Grobog ke asisten satu Sekda Grobogan menandai perpindahan ibu kota dari Grobogan ke Purwodadi.
SERAHKAN GROBOG: Bupati Grobogan Setyo Hadi dan Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo menyerahkan kotak Grobog ke asisten satu Sekda Grobogan menandai perpindahan ibu kota dari Grobogan ke Purwodadi.

GROBOGAN – Prosesi Boyong Grobog pada HUT ke-299 Kabupaten Grobogan Tahun 2025 Senin (3/3), berbeda dengan tahun sebelumnya.

Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Grobogan tahun ini dimulai dari kantor Kecamatan Grobogan.

Padahal pada tahun –tahun sebelumnya dimulai dari kantor Kelurahan Grobogan atau eks kantor Kawedanan Grobogan.

Meski diberangkatkan dari kantor kecamatan tetapi Kotak Grobog berisi senjata tersebut dibawa dari kantor Kelurahan Grobogan dengan iring-iringan dari penari dan pengawal kerajaan.

Setelah sampai di kantor Kecamatan Grobogan, Lurah Grobogan Sri Suryaningsih menyerahkan keris Kiai Sengkelat kepada Bupati Grobogan Setyo Hadi.

Usai penyerahan keris dilanjutkan dengan pemukulan gong untuk dimulainya perpindahan Ibu Kota Kabupaten Grobogan dari Kelurahan Grobogan ke Kota Purwodadi.

Rombongan dari Bupati Setyo Hadi, Wakil Bupati Sugeng Prasetyo, forkopimda bersama istri dan rombongan melanjutkan perjalanan dari Kecamatan Grobogan ke Kota Purwodadi.

Mereka menggunakan kendaraan iring-iringan mobil untuk mempercepat perjalanan.

Setelah sampai di Purwodadi tepatnya di depan kantor Dinarpusda Grobogan, berganti naik kereta kencana kuda.

Rombongan awal ada marching band, pengawal kerajaan, dua manggolo yudho naik kuda diperankan Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono dan Dandim 0717 Grobogan Letkol Kav Barid Budi Susila.

Kemudian kereta bupati dan wakil bupati disambung Forkopinda Grobogan.

Sebelum masuk area Pendopo Kabupaten. Bupati melakukan ritual Wijian (cuci tangan dan kaki) dan penyerahan senjata keris Kiai Sengkelat sebagai tanda perpindahan ibu Kota Grobogan di Kota Purwodadi.

Setelah lakukan ritual wijian di depan gerbang Pendopo, maka dilanjutkan dengan acara penyerahan Grobog dan senjata Keris Kiai Sengkelat.

Prosesi penyerahan itu, merupakan tanda perpindahan ibu kota Grobogan yang sudah berusia 299 tahun.

Prosesi acara penyerahan Grobog dan Keris Kiai Sengkelat hanya sebentar di Pendopo.

Kemudian dilanjutkan doa bersama. Usai doa ada rebutan gunungan jumlahnya ada 21.

Bupati Grobogan Setyo Hadi mengatakan, perpindahan Ibu Kota Kabupaten Grobogan ditandai dengan perpindahan dari Kecamatan Grobogan ke Kota Purwodadi dengan tradisi Boyong Grobog.

Yakni dengan penyerahan keris Kiai Sengkelat.

”Ini sebagai tandai perpindahan pemerintah Kabupaten Grobogan dari Kecamatan Grobogan diboyong ke Kecamatan Purwodadi,” kata Setyo Hadi.

Setyo Hadi berharap adanya Boyong Grobog di hari jadi Grobogan ke 299 pertama memperingati atau mendoakan Bupati terdahulu sebagai cikal bakal asal usul Grobogan.

Kemudian mendoakan agar Grobogan bisa aman, makmur sentosa dan tidak ada halangan apa-apa.

”Bisa gemah ripah lohjinawi noto tentrem raharjo,” terang dia.

Sementara itu, Sekda Grobogan Anang Armunanto mengatakan, prosesi Boyong Grobog tahun 2025 ini berlangsung pada bulan Ramadan.

Sehingga pelaksanaanya dipersingkat atau disederhanakan.

Seperti pada tahun ini tidak ada tari-tarian atau kesenian ditiadakan. Kemudian arak-arakan dari Grobogan sampai Kota Purwodadi ditiadakan dan diganti dengan mobil.

”Tumpengan tetap ada tidak dipotong tidak dimakan. Ada 21 gunungan yang diperebutkan. Kita berharap ada keselamatan pemangku pemerintahan dan masyarakat lainya. Aman tentram dan sejahtera,” kata dia. (mun)

 

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #perpindahan ibu kota #purwodadi #ramadan #Setyo Hadi #boyong grobog