GROBOGAN- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah resmi melakukan perpanjangan waktu operasional layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng rute Penggaron (Semarang)-Godong (Grobogan). Berlaku mulai Rabu (1/1).
Pada rute Semarang-Grobogan ini, pemberangkatan awal mulai pukul 05.00 dari Terminal Penggaron dan Terminal Godong.
Kemudian, untuk pemberangkatan akhir rute Semarang-Grobogan dimulai pukul 18.30 dari Terminal Gubug dan 18.00 dari Terminal Penggaron.
Selesai operasional jam 19.00 sampai Terminal Penggaron dan 19.20 sampai Terminal Gubug.
Di mana, jarak antar BRT Trans Jateng sekitar 10-20 menit tergantung dengan lalu lintas jalan.
Kasi Operasional Balai Transportasi Jateng, Bayu Pramono Jati, mengatakan, perubahan operasional lebih malam ini menyesuaikan potensi demand yang ada di Koridor Semarang-Godong.
Selain itu, perpanjangan waktu tersebut juga merupakan respons dan masukan dari pengguna Trans Jateng. Serta faktor keterisian penumpang atau load factor (LF) yang tinggi ikut menunjang perpanjangan waktu ini.
"Untuk koridor ini mengalami peningkatan LF di tahun 2024 sebesar 91,27 persen dibanding tahun 2023 dengan 75,77 persen," paparnya.
Dengan adanya peningkatan penumpang tersebut. Rencananya di tahun ini Dishub Provinsi Jateng akan melakukan peningkatan rambu bus stop menjadi halte sebanyak dua lokasi. "Namun, titiknya masih dalam tahap survei," jelasnya.
Menurutnya, penumpang dengan kategori pekerja pabrik turut menyumbang 21,48 persen dalam keterisian penumpang tersebut. Disusul anak sekolah 14,31 persen dan sisanya penumpang kategori umum.
Baca Juga: POTRET Menteri PU Tinjau Bendung Glapan di Gubug Grobogan dan Dengarkan Aspirasi Petani
Harapannya, dengan perpanjangan waktu tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. "Terlebih bagi yang kerap pulang-pergi bekerja dari Purwodadi-Semarang dan sebaliknya," ungkapnya. (int)