Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sepuluh Sapi Mati Mendadak bikin Peternak di Sumberagung Grobogan Resah, Ini Dugaan Penyebabnya

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 1 Januari 2025 | 21:14 WIB
MENYEMPROT: Petugas PMI Grobogan saat melakukan penyemprotan eco enzym di Desa Sumberagung Kecamatan Ngaringan.
MENYEMPROT: Petugas PMI Grobogan saat melakukan penyemprotan eco enzym di Desa Sumberagung Kecamatan Ngaringan.

GROBOGAN - Sepuluh ekor sapi milik warga Desa Sumberagung Kecamatan Ngaringan kedapatan mati mendadak dalam 10 hari terakhir.

Warga menduga kematian tersebut dikarenakan serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal diungkapkan salah satu relawan Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) PMI Desa Sumberagung Kecamatan Ngaringan, Ali Mahfudz.

Kejadian tersebut bermula pada Senin (20/12) terdapat satu ekor sapi mati.

Kemudian terus bertambah, sampai Kamis (30/12) total ada 10 ekor sapi yang mati.

"Mulanya ada warga yang melaporkan bahwa sapinya sakit dan tidak mau makan minum beberapa hari terakhir. Kemudian saya melaporkan ke PMI untuk bisa dilakukan pengecekan," imbuhnya.

Dari ciri-cirinya, mulai dari hilangnya nafsu makan, air liur berlebihan, kemudian gusi, rongga mulut, lidah, bibir melepuh yang dialami.

Diduga sepuluh sapi tersebut mati terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sementara itu, mendapati informasi itu PMI bertindak cepat dengan melakukan penyemprotan kandang hewan ternak dengan desinfektan organik ramah lingkungan menggunakan eco enzyme untuk mencegah PMK meluas.

"Penyemprotan dilakukan sejak tanggal 25-29 Desember," sambungnya.

Kabag Layanan PMI Grobogan Gesit Kristyawan menambahkan ketika mendapat laporan langsung melakukan pengecekan ke lapangan.

Anggota Sibat PMI juga didorong untuk terjun langsung mengecek kesehatan hewan ternak warga dan melakukan penyemprotan pada hewan dan kandang.

"Supaya bakteri dan virus bisa mati sehingga mencegah penularan ke hewan ternak yang lain," katanya. (Int)

Editor : Ali Mustofa
#PMI #grobogan #hewan ternak #sapi #pmk #mati mendadak