Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Terungkap, Ini Sosok Pria yang Ditemukan Mengapung di Bendung Kletak, Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Sabtu, 21 Desember 2024 | 04:50 WIB
KORBAN: Jenazah pria yang mengapung di Bendungan Kletak, Klambu, Grobogan saat dievakusi.
KORBAN: Jenazah pria yang mengapung di Bendungan Kletak, Klambu, Grobogan saat dievakusi.

RADAR KUDUS - Jenazah pria yang ditemukan mengapung di aliran sungai Serang Dusun Kletak Desa Penganten Kecamatan Klambu atau di Bendung Kletak pada pukul 08.00, Jumat (20/12). Telah diketahui identitasnya.

Jenazah yang ditemukan seorang pemulung, bernama Agus Susanto, di desa setempat itu ditemukan dalam keadaan mengapung di penyekatan sampah.

Kemudian, jenazah dievakuasi ke darat oleh BPBD Grobogan, Polsek Klambu. Dibantu Inafis dsn Puskesmas Klambu. Kemudian dibawa ke RSUD dr Raden Soedjati Purwodadi.

 Baca Juga: 3.610 Motol dan 5 Jerigen Miras Berbagai Jenis dan Merk di Grobogan Dimusnahkan Jelang Nataru

Polisi mengungkap mayat tersebut bernama Fajar Cipta Yudanta, 32, warga Jalan Kenanga, Lingkungan Purwodadi, Purwodadi, Grobogan.

Kapolsek Klambu Iptu Arif Fachrudin mengungkapkan, mulanya tidak ditemukan identitas pada tubuh korban.

Diperkirakan meninggal dunia sekitar sepekan. Serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

 Baca Juga: Heboh Penemuan Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Mengapung di Bendungan Klambu Grobogan, Begini Kronologinya

"Hasil identifikasi sidik jari, dari petugas Inafis Polres Grobogan menyatakan ada kemiripan/identik antara hasil pengecekan sidik jari pada jenazah dengan sidik jari yang tertera pada e-KTP Fajar Cipta Yudanta.

Meski tidak 100 persen, karena telah terjadi kerusakan pada kulit jari tangan jenazah," jelas Kapolsek.

Pihaknya menjelaskan, jika pasa 15 Desember 2024. Keluarga korban melaporkan kehilangan.

"Kakaknya melaporkan jika adiknya hilang. Setelah dilihat dari posturnya keluarga meyakini bahwa jenazah adalah keluarganya yang hilang," paparnya.

Kini jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Serta keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi. (Int)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#jenazah #grobogan #bendungan