Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Tertipu Kepintaran! Ini Tanda Orang Berilmu yang Berbahaya

A
Penulis: Ali Mustofa❯
Ilustrasi bahayanya bertemu orang pandai yang mengikuti hawa nafsu (gemini ai)
Ilustrasi bahayanya bertemu orang pandai yang mengikuti hawa nafsu (gemini ai)

Advertisement

RADAR KUDUS – Dalam kehidupan sosial, memilih teman bukan sekadar soal kecerdasan atau keluasan wawasan.

Ada faktor yang jauh lebih menentukan arah hidup seseorang, yakni kemampuan mengendalikan hawa nafsu.

Sebab tidak semua orang berilmu membawa kebaikan, dan tidak semua orang sederhana membawa keburukan.

Advertisement

Para ulama sejak dahulu telah mengingatkan, bahwa teman bisa menjadi jalan keselamatan, tetapi juga bisa menjadi sebab kehancuran.

Seorang ulama besar, Ibnu Atha’illah dalam kitab Al-Hikam, memberikan pesan yang menohok hati:

Bersahabat dengan orang bodoh yang mampu menahan hawa nafsunya lebih baik daripada bersahabat dengan orang pandai yang mengikuti hawa nafsunya.

Advertisement

Nasihat ini tampak sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Sebab banyak orang mengira bahwa kecerdasan otomatis membawa kebaikan.

Padahal, ilmu tanpa kendali diri justru bisa menjadi senjata yang berbahaya.

Orang yang berilmu namun dikuasai nafsu dapat menjerumuskan dirinya sendiri sekaligus orang lain.

Sebaliknya, orang yang sederhana pengetahuannya tetapi mampu menahan diri justru membawa keselamatan bagi lingkungannya.

Advertisement

Artikel Terkait

Kenapa Pertemanan yang Sudah Lama Bisa Terlihat Seperti Anak Kembar?

Kenapa Pertemanan yang Sudah Lama Bisa Terlihat Seperti Anak Kembar?

pertemanan yang sudah bertahun tahun tentunya memiliki efek yang nyata di dalam diri kita, sering kali ketika dua orang yang sudah bertemman lama akan dianggap seperti anak kembar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer