Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

POTRET Festival Mooncake atau Kue Bulan di Grobogan Sangat Meriah, Ada Sembahyang Tiong Chiu Pia, Barongsai, hingga Liong

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 18 September 2024 | 18:43 WIB
RAMAI: Barongsai binaan Kelenteng Hok An Bio Purwodadi saat tampil di Mid Autum Festival, Selasa (17/9) malam.
RAMAI: Barongsai binaan Kelenteng Hok An Bio Purwodadi saat tampil di Mid Autum Festival, Selasa (17/9) malam.

GROBOGAN - Imlek bulan 8 tanggal 15 tahun 2575 penanggalan China menjadi hari festival kue bulan atau mooncake. Perayaan tradisional China ditandai dengan ‘Mid Autum Festival’ karena jatuh di pertengahan musim gugur di China.

Klenteng Hok An Bio Dewa Bumi Purwodadi rutin meramaikan tradisi tersebut setiap tahunnya.

Kali ini dengan menampilkan Barongsai dan Liong dari pukul 18.30 sampai 21.00. Masyarakat pun memenuhi kelenteng tersebut.

Ketua Pengurus Kelenteng Hok An Bio Dewa Bumi Purwodadi, Intan Anggraini mengatakan, sebelum festival dimulai.

Pukul 18.00 para penganut Konghucu melakukan sembahyang tong cu pia. Mereka melakukan sembahyang kepada leluhur dengan mempersembahkan kue bulan di atas meja altar.

Mereka juga membawa selembar kertas yang tertuliskan doa-doa dan permintaan. Setelah dibacakan kertas tersebut dibakar, dengan harapan abu-abunya bisa diterima dan sampai yang di atas.

Setelah sembahyang selesai, kue bulan yang hanya ada setiap perayaan moon cake ini kemudian dimakan secara bersama-sama.

“Pada malam perayaan kue bulan ini, bulan purnama berada pada posisi yang paling bulat di sepanjang tahun ini. Ritual ini sebagai bentuk kemakmuran bagi seluruh umat,” jelas Intan Anggraini.

 Baca Juga: Kandang di Gubug Grobogan Terbakar, Belasan Ribu Ayam Ludes Terpanggang, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar, Ini Dugaan Penyebabnya!

Menurutnya, kue bulan ini juga menjadi persembahan rasa terima kasih. “Doa yang kami minta terkait petani yang mendapatkan hasil panen yang bagus,” imbuhnya. (int)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#kue bulan #Klenteng Hok An Bio #klenteng #Konghucu #tionghoa